JAKARTA — Di tengah sorotan publik terhadap maraknya media online tanpa standar yang jelas, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang mengambil langkah tegas. Ketua IWOI DPD Karawang sekaligus Pimpinan Perusahaan Digital Mediatama Group dan Koordinator Nasional Verifikasi IWOI ke Dewan Pers, Syuhada Wisastra, melakukan kunjungan koordinasi langsung ke Dewan Pers, Selasa (3/2/2026).
Kunjungan yang berlangsung di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat ini menjadi sinyal kuat keseriusan IWOI Karawang dalam membangun media online yang kredibel, profesional, dan berintegritas, khususnya di wilayah Kabupaten Karawang.
Syuhada hadir didampingi Koordinator Bidang Desain Media, Web, dan Dokumentasi IWOI Karawang, Sacim Zein. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam tiga agenda strategis yang menyentuh langsung jantung persoalan dunia pers digital.
Agenda pertama membahas mekanisme dan persyaratan teknis verifikasi media online oleh Dewan Pers. Agenda kedua menitikberatkan pada peningkatan kompetensi wartawan, mulai dari pelatihan, uji kompetensi, hingga penguatan etika jurnalistik. Sementara agenda ketiga adalah tindak lanjut verifikasi organisasi IWO Indonesia DPD Karawang agar sepenuhnya selaras dengan standar Dewan Pers.
Syuhada menegaskan, langkah ini bukan sekedar formalitas kelembagaan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral wartawan terhadap publik.
“Kami ingin memastikan seluruh anggota IWOI benar-benar memahami dan menjalankan standar jurnalistik Dewan Pers. Verifikasi media dan organisasi bukan urusan administratif semata, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap pers,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa derasnya arus digitalisasi informasi kerap melahirkan kecepatan tanpa akurasi, bahkan menggerus etika jurnalistik.
“Teknologi berkembang cepat, tapi integritas tidak boleh tertinggal. Wartawan harus adaptif, beretika, dan tetap akurat. Inilah yang ingin kami dorong melalui koordinasi dan program berkelanjutan,” ujar Syuhada.
Terkait verifikasi organisasi, Syuhada memastikan bahwa IWOI DPD Karawang berkomitmen penuh menuntaskan seluruh persyaratan sesuai arahan pimpinan pusat.
“Instruksi Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, jelas. Target verifikasi Dewan Pers ditetapkan pada awal 2027. Tahun 2026 menjadi fase krusial untuk perapihan dan pembaruan data organisasi di seluruh DPD dan DPW,” ungkapnya.
Ia menambahkan, IWO Indonesia menargetkan diri sebagai organisasi wartawan yang tertib administrasi, solid secara kelembagaan, dan diakui secara nasional.
Sementara itu, Sacim Zein menyoroti aspek lain yang tak kalah penting dalam penilaian profesionalisme media online, yakni tata kelola platform digital.
“Media online tidak cukup hanya tajam dalam pemberitaan. Desain media, pengelolaan website, dan dokumentasi juga menjadi indikator profesionalisme. Kami siap mendorong media anggota IWOI Karawang agar memenuhi standar tersebut,” katanya.
Melalui kunjungan ini, IWOI DPD Karawang berharap terbangun komunikasi intens dan berkelanjutan dengan Dewan Pers, sebagai fondasi mewujudkan ekosistem pers daerah yang sehat, profesional, dan dipercaya publik.


