Karawang – Kabar duka sekaligus memilukan datang dari dunia Pekerja Migran Indonesia (PMI). Seorang PMI perempuan asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di Jeddah, Arab Saudi. Tragisnya, hingga kini jenazah almarhumah disebut belum diurus karena pihak keluarga di tanah air belum berhasil ditemukan.
Informasi tersebut beredar luas di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Facebook yang meminta bantuan warganet untuk melacak keberadaan keluarga korban. Dalam unggahan itu disebutkan, almarhumah bernama Mariam, diduga berasal dari wilayah Pasir Konci dan telah bekerja di Arab Saudi selama kurang lebih 30 tahun tanpa pernah pulang ke Indonesia.
“Sejak meninggal subuh kemarin, sampai sekarang belum ada yang mengurus jenazahnya karena belum ditemukan keluarga yang bisa dihubungi,” tulis unggahan yang viral pada Senin (9/2/2026).
Kondisi tersebut langsung memicu keprihatinan publik. Warganet ramai-ramai membagikan informasi itu dengan harapan ada keluarga, kerabat, atau pihak yang mengenal almarhumah, sehingga proses pemulasaraan dan pemakaman dapat segera dilakukan sesuai ketentuan.
Namun, informasi mengenai identitas korban belum sepenuhnya jelas. Seorang warga Dusun Pasir Konci, Desa Lemahmakmur, Kecamatan Tempuran berinisial HL, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (10/2/2026), membenarkan adanya dugaan PMI yang meninggal dunia di Jeddah beberapa hari lalu. Menurutnya, diduga PMI tersebut bernama Dasem, warga Dusun Pasir Konci RT 02/RW 02, Desa Lemahmakmur, Kecamatan Tempuran.
Perbedaan informasi identitas ini menambah kebingungan publik, sekaligus menunjukkan minimnya data akurat terkait pekerja migran yang telah puluhan tahun bekerja di luar negeri.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan klasik yang kerap dialami pekerja migran Indonesia. Minimnya komunikasi serta tidak lengkapnya data keluarga di tanah air kerap menjadi kendala serius ketika terjadi musibah, termasuk dalam proses pengurusan jenazah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga almarhumah, Pemerintah Kabupaten Karawang, maupun perwakilan resmi Indonesia di Arab Saudi terkait identitas lengkap serta langkah konkret penanganan jenazah.
Masyarakat yang merasa mengenal almarhumah atau mengetahui keberadaan keluarganya diimbau segera melapor kepada pihak berwenang atau perwakilan Indonesia setempat. Harapan publik kini tertuju pada respons cepat pemerintah agar jenazah PMI tersebut tidak terus berada dalam kondisi terlantar di negeri orang.
Penulis: Alim


