
Karawang – Potret memprihatinkan dunia pendidikan kembali terjadi di Kabupaten Karawang. Dua ruang kelas di SDN Kampungsawah IV, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat kuda-kuda atap yang patah.
Kondisi tersebut bukan sekedar retak atau bocor biasa. Struktur penyangga atap yang patah membuat bangunan melemah dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa maupun guru saat proses belajar mengajar berlangsung. Ancaman resiko runtuh sewaktu-waktu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi pihak sekolah.
Kepala SDN Kampungsawah IV, Nani Herawati, S.Pd., membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut pihak sekolah telah mengajukan perbaikan untuk dua ruang kelas yang rusak.
“Perbaikan dua kelas kami ajukan karena kuda-kuda atapnya patah. Kondisinya sudah rusak dan perlu segera direhabilitasi,” ujar Nani, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, kerusakan yang terjadi sudah dalam kategori parah dan tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Struktur bangunan yang melemah dapat membahayakan keselamatan penghuni kelas jika tidak segera ditangani.
“Dua kelas sudah parah. Kami sudah mengajukan perbaikan,” tegasnya.
Terkait jadwal pelaksanaan rehabilitasi, Nani menyampaikan bahwa perbaikan direncanakan akan dilakukan bersamaan dengan program rehabilitasi bangunan sekolah lainnya.
“Rehabilitasinya nanti bareng-bareng,” katanya singkat.
Namun demikian, pihak sekolah dan masyarakat berharap ada percepatan realisasi perbaikan. Mengingat ruang kelas merupakan fasilitas vital dalam proses pendidikan, kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang perhatian terhadap infrastruktur sekolah dasar, khususnya di wilayah pedesaan.
Anak-anak seharusnya belajar dengan rasa aman dan nyaman, bukan dibayangi kekhawatiran terhadap kondisi bangunan yang rapuh. Kini, publik menanti langkah cepat pemerintah daerah agar keselamatan siswa SDN Kampungsawah IV benar-benar menjadi prioritas.
Penulis: Alim

