Viral di Karawang: Dua Terduga Curanmor Diamuk Massa, Satu Meninggal Dunia

0
Caption: Viral di Karawang: Dua Terduga Curanmor Diamuk Massa, Satu Meninggal Dunia

Karawang – Sebuah video yang memperlihatkan dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi sasaran amukan massa di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, viral dan menyita perhatian publik di media sosial.

Dalam video yang beredar luas tersebut, dua pria terlihat sudah tidak berdaya setelah diamankan warga. Emosi massa yang memuncak membuat keduanya sempat menjadi sasaran amukan sebelum akhirnya aparat kepolisian datang ke lokasi.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian. Kejadian itu berlangsung pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Dusun Sukarela RT 01/02, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menjelaskan, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya dugaan pelaku curanmor yang diamankan warga.

Petugas dari Polsek Pedes yang terdiri dari anggota piket Unit Reskrim bersama Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengendalikan situasi yang sempat memanas.

“Petugas kemudian mengamankan lokasi dan mengevakuasi dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor yang sebelumnya telah diamankan oleh warga,” ujar Cep Wildan.

Kedua terduga pelaku kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang guna mendapatkan penanganan medis akibat luka yang mereka alami.

Namun nahas, setelah dilakukan pemeriksaan medis, salah satu terduga pelaku yang diketahui berinisial A dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya berinisial K alias E masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diduga digunakan pelaku, satu unit sepeda motor milik korban, gagang kunci letter T yang diduga dipakai untuk membobol kendaraan, serta satu unit telepon genggam.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian tersebut. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi serta koordinasi dengan tim Inafis Polres Karawang.

Pihak kepolisian juga mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam kasus pencurian kendaraan bermotor lainnya di wilayah Karawang.

Kapolres Karawang melalui Kasi Humas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap terduga pelaku kejahatan.

“Apabila masyarakat mengetahui atau menemukan adanya tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Cep Wildan.

Peristiwa ini kembali memantik perdebatan publik di media sosial terkait maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor sekaligus bahaya tindakan main hakim sendiri yang dapat berujung fatal.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini