
Karawang – Momen mengharukan sekaligus membanggakan terjadi di tengah padatnya pengamanan Ops Ketupat Lodaya 2026. Seorang wisatawan mancanegara asal Pakistan, Muhamad Amin, sempat kebingungan setelah terpisah dari rombongannya di kawasan wisata Pantai Tanjung Pakis, Kecamatan Pakisjaya.
Dalam situasi yang berpotensi menimbulkan kepanikan, kehadiran aparat kepolisian menjadi penolong. Saat itu, Kapolsek Pakisjaya IPTU Saefurohman bersama personel tengah melakukan pengamanan di lokasi wisata. Informasi mengenai turis yang tersesat langsung ditindaklanjuti dengan cepat.
Kanit Intel Aipda Wawan Hermawan yang sedang melakukan monitoring segera bergerak mengevakuasi Muhamad Amin ke Pos Pengamanan (Pos Pam) Pantai Tanjung Pakis. Di lokasi tersebut, suasana menjadi lebih kondusif setelah Kapolsek bersama Danposramil Pakis Peltu Ahmad Ibrohim memastikan kondisi wisatawan dalam keadaan aman.
Dari hasil komunikasi, diketahui Muhamad Amin telah memiliki tiket kereta dari Stasiun Cikarang menuju Manggarai, namun mengalami kesulitan untuk mencapai stasiun. Menanggapi hal tersebut, aparat langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Satpol PP Kecamatan Pakisjaya.
Wisatawan tersebut akhirnya diantar dengan aman hingga ke Stasiun Cikarang agar dapat melanjutkan perjalanannya.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah mengapresiasi tindakan cepat jajarannya. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan responsif.
“Ini bukan sekedar pengamanan, tetapi bentuk kepedulian. Polri hadir untuk melindungi siapa pun, termasuk wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan saat dibutuhkan. Di tengah kesibukan pengamanan arus mudik dan wisata, Ops Ketupat Lodaya 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman bagi semua, tanpa memandang asal usul.
Penulis: Alim

