Karawang — Aksi kriminal kembali menghantui jalur mudik. Seorang pemudik asal Kuningan, Hamdan Yunus, menjadi korban pembegalan brutal saat melintasi jalur arteri di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2026) dini hari.
Peristiwa mencekam itu terjadi di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura sekitar pukul 03.00 WIB, ketika kondisi jalan gelap dan nyaris tanpa aktivitas. Situasi sepi diduga kuat dimanfaatkan pelaku untuk mengincar korban yang berhenti sendirian.
Hamdan mengaku, dua pelaku yang berboncengan mendekatinya sesaat setelah ia mematikan mesin motor untuk beristirahat. Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung mengeluarkan celurit dan mengancamnya.
“Saya sempat melawan, tapi mereka berdua. Celurit sempat diayunkan, hampir kena,” ungkap Hamdan dengan nada trauma.
Upaya mempertahankan diri justru membuat situasi semakin berbahaya. Jaket yang dikenakan korban robek akibat sabetan senjata tajam. Beruntung, ia berhasil menghindar dari luka serius. Namun nahas, sepeda motor miliknya tetap berhasil dirampas dan dibawa kabur oleh pelaku.
Yang mengejutkan, pelaku tidak mengambil barang lain di dalam tas korban. Di lokasi kejadian, justru ditemukan sarung celurit yang diduga milik pelaku dan terlepas saat aksi berlangsung.
Hamdan sempat berteriak meminta pertolongan, tetapi tak satu pun pengendara berhenti. Kondisi jalan yang gelap dan mencekam membuat pengguna jalan lain memilih menjauh.
Peristiwa ini kembali membuka fakta pahit: jalur arteri Karawang masih rawan aksi kejahatan, terutama pada malam hingga dini hari. Para pemudik yang melintas sendirian menjadi sasaran empuk.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini masih dalam penyelidikan. Polisi diharapkan segera mengungkap pelaku sebelum kembali memakan korban berikutnya.


