Diduga Kena DBD, Bocah SD di Rengasdengklok Meninggal Dunia

0
Caption: Rumah Duka Korban DBD

KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Seorang siswi Sekolah Dasar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berinisal IR meninggal dunia diduga akibat terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

IR yang masih duduk di kelas 4 SD itu meninggal dunia dalam perjalanan saat akan di bawa ke Puskesmas setempat.

“Diduga kena DBD. Sudah parah. Sakitnya sudah 3 hari, suka keluar darah dari hidungnya. Saat akan dibawa ke puskesmas, sudah tidak ada,” ucap warga sekitar, Rabu (14/5).

Saat ini, jenzah IR, anak dari pasangan suami istri Idi dan Tita tersebut masih disemayamkan di rumah duka di Dusun Warudoyong Selatan, RT 43/10, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok.

“Rencana akan dimakamkan di makam keluarga di daerah Bojong,” katanya lagi.

Mengutip dari berbagai sumber, Demam Berdarah Dengue atau biasa disingkat dengan DBD merupakan infeksi virus Dengue akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang sering berkembangbiak di negara tropis dan sub-tropis seperti Indonesia.

Nyamuk ini lebih sering ditemukan di dalam rumah yang gelap dan sejuk, termasuk pada genangan air atau baju yang tergantung dibandingkan di luar rumah yang panas.

Kasus DBD lebih banyak ditemukan pada anak-anak di bawah 15 tahun. Selain itu, orang yang tinggal atau bepergian ke daerah tropis lebih berisiko terkena infeksi Dengue.

Seseorang bisa terinfeksi virus Dengue lebih dari sekali dan infeksi yang kedua akan memiliki risiko mengalami gejala yang lebih parah dibandingkan infeksi pertama.

( alim )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini