Karawang – Kasus hilangnya seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengundang keprihatinan publik. Metia Agustin (28) dilaporkan menghilang setelah lebih dari sepekan tak kembali ke rumah, meninggalkan tiga anaknya yang masih kecil.
Laporan kehilangan diajukan sang suami, Alek Tji That (54), ke Polsek Telukjambe Timur pada 6 April 2026. Hingga Kamis (9/4/2026), keberadaan Metia belum juga diketahui.
Menurut Alek, istrinya terakhir terlihat pada Selasa, 31 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Metia berpamitan untuk berangkat kerja seperti biasa. Namun sejak kepergiannya pagi itu, ia tak pernah pulang dan tidak bisa dihubungi.
“Sudah 10 hari tidak ada kabar. Anak-anak terus menanyakan ibunya,” ujar Alek dengan nada cemas.
Metia diketahui berangkat dari rumahnya di Dusun Sukamukti, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox. Ia hendak menuju tempat kerjanya di PT Mega Mandiri Mahesa, yang berada di wilayah Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Karawang.
Namun, hingga kini, pihak keluarga belum memperoleh petunjuk apa pun terkait keberadaan perempuan tersebut.
Di rumah, tiga anak mereka yang masing-masing berusia 8 tahun, 3 tahun, dan 1,5 tahun terus menanti kepulangan sang ibu. Kerinduan mereka kian mendalam seiring waktu yang terus berjalan tanpa kabar.
“Anak-anak sangat membutuhkan ibunya. Kami hanya berharap ada kabar baik,” kata Alek.
Metia Agustin memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 167 cm, berat badan 60 kilogram, berwajah lonjong, berkulit sawo matang, serta berambut hitam lurus.
Pihak keluarga berharap masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Metia dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi nomor keluarga di 0857-1827-3338.
Kasus ini pun menjadi sorotan, mengingat Metia hilang dalam perjalanan rutin menuju tempat kerja, situasi yang menimbulkan tanda tanya besar sekaligus kekhawatiran di tengah masyarakat.


