Karawang — Kisah pilu seorang balita berusia satu tahun, Aira Putri Ramadhan, mengetuk hati banyak pihak. Di tengah kondisi tubuhnya yang lemah dengan berat hanya 5 kilogram, Aira harus berjuang melawan penyakit serius yang dideritanya, mulai dari jantung bocor, infeksi paru-paru, hingga gizi buruk.
Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena kedua orang tuanya merupakan penyandang disabilitas, yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan. Situasi ini pun memantik kepedulian dari jajaran Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang untuk bergerak.
Ketua Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Candra Caniago, menyampaikan bahwa aksi penggalangan dana ini merupakan bentuk nyata solidaritas sosial terhadap sesama yang membutuhkan bantuan.
“Kami mengajak seluruh pengurus, anggota, serta masyarakat luas untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan ini. Semoga melalui kegiatan ini, kita bisa memberikan harapan bagi kesembuhan Aira,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Rencananya, aksi kemanusiaan tersebut akan digelar pada Minggu, 19 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, berlokasi di kawasan Lampu Merah Pemda Karawang. Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepedulian publik dapat tergerak untuk bersama-sama membantu proses pengobatan Aira. Selain itu, aksi ini juga menjadi pengingat pentingnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


