Sosok Muda Karawang Kini Pimpin FMI Jawa Barat, Febry Ramadhan Siapkan Gerakan Mahasiswa Era Digital

0
Caption: Sosok Muda Karawang Kini Pimpin FMI Jawa Barat, Febry Ramadhan Siapkan Gerakan Mahasiswa Era Digital

Bandung — Pergantian pucuk kepemimpinan organisasi mahasiswa Islam di Jawa Barat mendadak menjadi sorotan. Mantan Ketua Umum PC FMI Karawang, Febry Ramadhan, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Federasi Mahasiswa Islam (PD FMI) Provinsi Jawa Barat dalam forum musyawarah tertinggi organisasi yang berlangsung di Bandung, Sabtu (23/5/2026).

Keputusan yang diambil secara mufakat oleh seluruh perwakilan cabang se-Jawa Barat itu menandai lahirnya wajah baru gerakan mahasiswa tingkat provinsi. Nama Febry dinilai muncul sebagai representasi generasi aktivis muda yang tidak hanya kritis terhadap kebijakan publik, tetapi juga memahami perkembangan teknologi dan pola gerakan modern.

Tak sendiri, Febry membentuk formasi inti kepemimpinan bersama Asep Kanar Arafat, S.Ag. sebagai Sekretaris Umum dan Restu Permana sebagai Bendahara Umum. Trio ini disebut-sebut sebagai “segitiga emas” baru FMI Jawa Barat yang akan membawa arah organisasi lebih progresif dan terstruktur.

Publik organisasi mahasiswa menaruh perhatian besar terhadap terpilihnya Febry. Selama memimpin FMI Karawang, ia dikenal vokal mengawal isu keterbukaan informasi publik, transparansi kebijakan pemerintah, hingga advokasi sosial masyarakat. Rekam jejak itu menjadi alasan kuat mengapa namanya dianggap layak naik ke level provinsi.

Lebih menarik lagi, Febry bukan hanya dikenal sebagai aktivis mahasiswa hukum, tetapi juga aktif di bidang teknopreneur digital. Kombinasi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk membawa FMI keluar dari pola gerakan lama yang dianggap monoton dan terlalu seremonial.

Pasca ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Febry langsung menyiapkan agenda pembenahan internal organisasi. Fokus utama diarahkan pada digitalisasi administrasi kesekretariatan, pembaruan sistem kaderisasi, hingga penyamaan arah gerakan seluruh cabang FMI di Jawa Barat.

Menurutnya, organisasi mahasiswa saat ini harus mampu bergerak lebih cerdas dan berbasis data dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah.

“FMI Jawa Barat harus tampil sebagai mitra kritis pemerintah yang berbasis pada kekuatan data yang valid dan solutif. Kita perluas daya jangkau advokasi dari tingkat daerah menuju skala provinsi demi tegaknya keadilan sosial,” tegas Febry.

Tak hanya itu, kepengurusan baru juga mulai merancang sistem tata kelola keuangan yang transparan dan mandiri. FMI Jawa Barat berupaya membangun kekuatan ekonomi organisasi melalui pemberdayaan kreativitas kader agar gerakan tetap independen dan tidak mudah diintervensi kepentingan politik luar.

Terpilihnya Febry Ramadhan kini menjadi perhatian banyak kalangan, terutama aktivis mahasiswa di Jawa Barat. Publik menanti apakah kepemimpinan baru FMI benar-benar mampu menghadirkan gerakan mahasiswa yang lebih modern, berani, dan berdampak nyata di tengah dinamika sosial politik daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini