
Karawang – Di tengah tantangan kebutuhan air bersih dan pesatnya pertumbuhan wilayah industri di Karawang, PERUMDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang justru menunjukkan tren positif yang menarik perhatian publik.
Memasuki usia ke-39 tahun, perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih itu tak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga memamerkan sederet capaian yang dinilai cukup signifikan, mulai dari peningkatan laba miliaran rupiah, ekspansi layanan hingga komitmen memperluas akses air bersih ke berbagai wilayah Karawang.
Mengusung tema “Mewujudkan Layanan Berkeadilan Menuju Karawang yang Maju, Sehat, dan Lestari,” PERUMDAM Tirta Tarum mencoba menegaskan posisinya bukan sekedar perusahaan penyedia air, melainkan bagian penting dari pembangunan daerah dan pelayanan publik.
Dari BPAM hingga Jadi PERUMDAM Modern
Tak banyak yang mengetahui, sejarah PERUMDAM Tirta Tarum telah dimulai sejak 1977 melalui pembentukan BPAM Kabupaten Karawang berdasarkan SK Dirjen Cipta Karya Nomor 216/Kpts/1977.
Perjalanan regulasi perusahaan terus berkembang, mulai dari perubahan menjadi PDAM melalui Perda Nomor 013 Tahun 1987 hingga akhirnya resmi menjadi PERUMDAM berdasarkan Perda Nomor 03 Tahun 2021.
Tanggal 23 Mei 1987 kemudian ditetapkan sebagai hari lahir perusahaan, menandai pengalihan kewenangan pengelolaan air minum dari pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang.
Kini, perusahaan tersebut telah melayani 28 kecamatan dengan dukungan 10 kantor cabang dan 11 kantor unit/IKK.
Laba Naik Tajam, Dividen untuk Pemda Ikut Melonjak
Sorotan publik juga tertuju pada capaian keuangan perusahaan yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.
Berdasarkan laporan audit KAP Bambang Sudaryono & Rekan per 31 Desember 2025, PERUMDAM Tirta Tarum memperoleh opini wajar sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Publik (SAK EP).
Tak hanya itu, laba bersih perusahaan tercatat terus melonjak:
• Tahun 2023 laba bersih mencapai Rp8,1 miliar;
• Tahun 2024 naik menjadi Rp11,1 miliar;
• Tahun 2025 kembali melonjak hingga Rp17,2 miliar.
Sementara kontribusi dividen kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang juga mengalami kenaikan signifikan, dari Rp4,4 miliar pada 2023 menjadi Rp9,4 miliar yang akan disetorkan pada 2026.
Capaian tersebut memunculkan optimisme bahwa BUMD air minum dapat menjadi salah satu penopang pendapatan daerah tanpa mengabaikan pelayanan publik.
Perluasan Layanan hingga Kecamatan Pinggiran
Tak hanya fokus pada keuangan, PERUMDAM Tirta Tarum juga tengah melakukan pengembangan besar-besaran di sektor pelayanan dan infrastruktur.
Beberapa wilayah yang menjadi prioritas pengembangan jaringan perpipaan di antaranya Kecamatan Telukjambe Barat, Tegalwaru, dan Pangkalan.
Selain itu, perusahaan juga menargetkan penambahan kapasitas produksi SPAM regional sebesar 350 liter per detik serta pengembangan kerja sama SPAM di Klari, Majalaya, Cikampek, dan Rengasdengklok masing-masing sebesar 100 liter per detik.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengejar target pengembangan perusahaan hingga 2028 sekaligus memperluas akses air bersih bagi masyarakat Karawang.
Air Bersih Disebut Hak Dasar Warga
Dalam momentum HUT ke-39 ini, PERUMDAM Tirta Tarum menegaskan bahwa air bersih bukan sekedar kebutuhan rumah tangga, tetapi merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara adil dan merata.
Karena itu, perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur, memperluas jaringan distribusi, dan meningkatkan kualitas layanan agar tidak ada wilayah di Karawang yang tertinggal dalam akses air bersih.
Komitmen tersebut juga dikaitkan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang sanitasi dan kesehatan masyarakat.
Perayaan HUT Sarat Kepedulian Sosial
Perayaan HUT ke-39 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan apresiasi internal, mulai dari peresmian gedung pelayanan baru Cabang Karawang, undian hadiah pelanggan, santunan anak yatim, penghargaan Best Employee, pengumuman umroh pegawai, hingga pengundian doorprize pegawai.
Rangkaian kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk rasa syukur atas capaian operasional dan pelayanan perusahaan selama ini.
Di tengah tantangan keterbatasan sumber air baku dan ancaman perubahan lingkungan, PERUMDAM Tirta Tarum mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian sumber daya air dan menggunakan air secara bijak.
Sebab bagi perusahaan ini, pelayanan air bersih bukan hanya soal bisnis, tetapi tentang menjaga kesehatan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, dan masa depan Karawang.
“Pelayanan yang berkeadilan akan melahirkan kepercayaan, dan kepercayaan akan menjadi kekuatan kolaborasi menuju Karawang yang lebih maju, sehat, dan lestari.”
Penulis: Alim

