Bekasi – Peta politik menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangreja 2026 mulai menghangat. Dukungan masyarakat terhadap Bahrudin untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, terus menguat dan menunjukkan sinyal kuat lahirnya figur alternatif yang mendapat tempat di hati warga.
Gelombang dukungan tersebut terlihat dalam kegiatan deklarasi dan pernyataan sikap yang digelar di kediaman Bahrudin di Kampung Rumbia, Desa Karangreja, Selasa (16/6/2026). Tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perwakilan warga dari Dusun I, Dusun II, dan Dusun III hadir menyatakan dukungan secara terbuka.
Suasana penuh kekeluargaan berubah menjadi momentum politik yang cukup penting. Warga secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal langkah Bahrudin dalam kontestasi Pilkades Karangreja periode 2026–2034.
Di hadapan masyarakat, Bahrudin menyampaikan kesiapannya untuk maju dan menerima amanah yang diberikan warga. Ia menegaskan bahwa dukungan yang diterimanya bukan sekedar dorongan politik, melainkan kepercayaan besar yang harus dijaga.
“Dukungan ini merupakan amanah yang harus saya jaga. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya. Jika nantinya diberikan amanah untuk memimpin Desa Karangreja, saya akan berupaya menjalankan pemerintahan yang transparan, adil, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Bahrudin.
Menurutnya, kemajuan desa tidak bisa dibangun oleh kepala desa seorang diri. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan warga.
Di sisi lain, deklarasi tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan harapan mereka terhadap masa depan Desa Karangreja. Warga menginginkan pemimpin yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat desa.
Menariknya, tingginya antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut turut mendapat perhatian aparat keamanan. Bhabinkamtibmas Desa Karangreja, Aipda Mardi Suryadi, hadir memantau jalannya kegiatan sekaligus memberikan pesan kamtibmas menjelang tahapan Pilkades.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam perpecahan akibat perbedaan pilihan politik.
“Pemilihan kepala desa merupakan pesta demokrasi yang harus disambut dengan suka cita dan kedewasaan. Siapapun yang nantinya maju dan terpilih adalah putra terbaik desa. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan agar Pilkades Karangreja berjalan aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Aipda Mardi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
Dukungan yang terus berdatangan dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa Bahrudin mulai diperhitungkan sebagai salah satu figur potensial dalam perebutan kursi Kepala Desa Karangreja. Sejumlah warga menilai dirinya dikenal dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap aspirasi, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga sehari-hari.
“Kami berharap Bang Bahrudin dapat menjadi pemimpin yang amanah, dekat dengan rakyat, dan mampu membawa Desa Karangreja menjadi lebih maju, sejahtera, serta berkembang di berbagai bidang,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Dengan semakin solidnya dukungan dari berbagai dusun, dinamika politik Desa Karangreja diperkirakan akan semakin menarik untuk disimak. Muncul pertanyaan yang kini mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat: apakah gelombang dukungan yang terus membesar ini akan menjadi modal kuat bagi Bahrudin untuk memenangkan Pilkades 2026?
Yang pasti, masyarakat berharap pesta demokrasi desa tersebut dapat berjalan jujur, adil, aman, dan kondusif, sehingga mampu melahirkan pemimpin terbaik yang benar-benar membawa perubahan dan kemajuan bagi Desa Karangreja selama delapan tahun ke depan.
Penulis: Dedi MK


