KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi menggelar Karawang Dragon Boat Festival 2026 untuk pertama kalinya di Situ Cipule, Desa Walahar, Kecamatan Ciampel. Festival olahraga air yang diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai daerah ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, Sabtu (20/6/2026).
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan drum tradisional sebagai simbol dimulainya perlombaan perahu naga yang berlangsung meriah dan menjadi magnet baru bagi dunia olahraga sekaligus pariwisata Karawang.
Dalam sambutannya, Maslani menegaskan bahwa Dragon Boat Festival bukan sekedar kompetisi olahraga, melainkan momentum untuk memperkuat persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan antar peserta.
“Alhamdulillah, hari ini saya mewakili Bupati Karawang secara resmi membuka Karawang Dragon Boat Festival 2026 di Situ Cipule. Festival ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, sportivitas, dan kekompakan,” ujarnya.
Maslani berharap festival tersebut dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat nama Situ Cipule sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Karawang.
“Semoga kegiatan ini terus berkembang serta semakin memperkenalkan potensi Situ Cipule sebagai destinasi wisata dan olahraga air unggulan di Karawang. Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan raih prestasi terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karawang, Abas Sudrajat, menjelaskan bahwa festival berlangsung selama dua hari dengan rangkaian pertandingan mulai dari babak penyisihan, perempat final, semifinal hingga final race.
“Para atlet terbaik akan bertarung memperebutkan gelar juara di atas lintasan air Danau Cipule. Ini menjadi festival dragon boat pertama yang digelar di Karawang dan kami ingin menghadirkan event olahraga wisata yang mampu menarik kunjungan masyarakat,” kata Abas.
Untuk memeriahkan kompetisi, panitia menyiapkan sekitar 30 perahu naga yang diisi masing-masing sekitar 24 orang, terdiri dari pendayung, penabuh genderang, dan pengemudi perahu. Peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat hingga DKI Jakarta.
Selain menjadi ajang prestasi olahraga, festival ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi daerah. Kehadiran atlet, ofisial, dan para pendukung diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, hingga aktivitas pelaku usaha lokal.
“Harapan kami festival ini menjadi hiburan bagi masyarakat dan memberikan manfaat yang luas, baik bagi sektor pariwisata maupun perekonomian Karawang,” pungkas Abas.
Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan penuh pemerintah daerah, Karawang Dragon Boat Festival 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat citra Situ Cipule sebagai pusat olahraga air sekaligus destinasi wisata andalan Kabupaten Karawang.


