PDAM Karawang Tegaskan Proyek Galian Pipa Badami-Loji Bukan Milik PDAM, Melainkan Program SBSN

0
Caption: PDAM Karawang Tegaskan Proyek Galian Pipa Badami-Loji Bukan Milik PDAM, Melainkan Program SBSN

Karawang – Proyek galian jaringan pipa air bersih di ruas Jalan Badami–Loji, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, yang sebelumnya menjadi sorotan publik, dipastikan bukan merupakan proyek milik PDAM Karawang.

Penegasan tersebut disampaikan Humas PDAM Karawang, Fajar, sebagai klarifikasi atas berkembangnya pemberitaan yang mengaitkan pekerjaan tersebut dengan perusahaan daerah penyedia air minum itu.

Menurut Fajar, proyek tersebut merupakan bagian dari Program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dilaksanakan oleh instansi terkait. Dalam proyek itu, PDAM Karawang hanya berperan sebagai penerima manfaat setelah jaringan selesai dibangun.

“PDAM Karawang hanya sebagai penerima manfaat saja. Bukan dari PDAM, tapi dari Balai kalau tidak salah. Itu proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN),” ujar Fajar kepada awak media, Senin (3/8/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini pelaksanaan pekerjaan di lapangan berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah pelaksanaan proyek berjalan lancar dan kondusif, Kang,” katanya.

Meski demikian, Fajar mengakui bahwa pekerjaan penggalian jaringan pipa berpotensi menimbulkan gangguan sementara terhadap aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan agar dapat selesai sesuai target.

“Kami memohon pengertian dan dukungan masyarakat selama proses konstruksi berjalan, termasuk pekerjaan penggalian jaringan pipa, agar pelaksanaan di lapangan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan mutu yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sebelumnya, proyek galian jaringan pipa di ruas jalan Badami–Loji sempat menjadi perhatian publik menyusul munculnya dugaan belum optimalnya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi pekerjaan. Dengan adanya klarifikasi ini, PDAM Karawang menegaskan bahwa pelaksanaan proyek berada di bawah program SBSN, sementara PDAM hanya akan memanfaatkan jaringan yang telah selesai dibangun.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini