Tegas, Lugas, Tuntas! Sunarto Amrullah dan Ujian Nyata LSM ELANG MAS sebagai Kontrol Sosial

0
Caption: Tegas, Lugas, Tuntas! Sunarto Amrullah dan Ujian Nyata LSM ELANG MAS sebagai Kontrol Sosial

SUBANG — Nama Sunarto Amrullah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM ELANG MAS, menjadi sorotan seiring kiprah lembaga tersebut dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Mengusung semangat “Tegas, Lugas, Tuntas” dengan slogan “Elemen Pejuang Masyarakat”, LSM ELANG MAS membawa pesan bahwa keberadaan organisasi masyarakat sipil tidak semestinya sekedar hadir dalam atribut dan struktur kelembagaan. Lebih dari itu, organisasi dituntut mampu mengawal kepentingan masyarakat secara nyata.

Di bawah kepemimpinan Sunarto Amrullah, DPP LSM ELANG MAS menempatkan aspirasi masyarakat, persoalan pelayanan publik, serta isu-isu yang menyangkut kepentingan warga sebagai bagian dari perhatian organisasi.

Namun, slogan besar tersebut sekaligus menjadi tantangan. Sejauh mana “Tegas, Lugas, Tuntas” benar-benar dapat dibuktikan melalui kerja nyata di lapangan?

Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan pihak yang berani bersuara. Publik juga membutuhkan lembaga yang mampu menguji informasi, meminta klarifikasi, menghadirkan pihak-pihak terkait, serta mengawal sebuah persoalan sampai memperoleh kejelasan.

Tegas Bukan Berarti Menyerang

Dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, ketegasan memang menjadi modal penting. Ketika terdapat persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian, lembaga masyarakat dituntut berani menyampaikan aspirasi.

Namun ketegasan tetap harus berjalan beriringan dengan akurasi.

Setiap laporan atau informasi yang berpotensi menimbulkan tudingan terhadap seseorang maupun lembaga harus terlebih dahulu melalui proses konfirmasi dan klarifikasi. Prinsip keberimbangan, kehati-hatian, serta penghormatan terhadap proses hukum menjadi penting agar kontrol sosial tidak berubah menjadi penghakiman di ruang publik.

Lugas berarti persoalan disampaikan secara terang dan tidak berputar-putar, sekaligus memberikan ruang bagi pihak yang dikritik untuk memberikan penjelasan.

Sementara tuntas berarti pengawasan tidak berhenti ketika laporan atau persoalan sudah menjadi konsumsi publik. Ada tanggung jawab untuk terus mengawal hingga terdapat kejelasan mengenai persoalan tersebut.

Bukan Sekedar Keras Bersuaranya

Sunarto Amrullah menegaskan bahwa keberadaan LSM harus mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemangku kebijakan, sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara bertanggung jawab.

“Tegas bukan berarti arogan, lugas bukan berarti menyerang, dan tuntas bukan berarti menghakimi. Semuanya harus dilakukan untuk kepentingan masyarakat dan berdasarkan aturan.”

Pernyataan tersebut menjadi pesan penting di tengah derasnya berbagai persoalan publik yang membutuhkan pengawasan.

Sebab, ukuran keberhasilan sebuah lembaga kontrol sosial pada akhirnya bukan hanya seberapa keras suara yang disampaikan, tetapi seberapa konsisten persoalan dikawal, seberapa serius informasi diverifikasi, dan seberapa jauh pengawasan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

DPP LSM ELANG MAS pun menghadapi tantangan untuk mempertahankan karakter sebagai lembaga yang kritis namun konstruktif; berani tetapi tetap terukur; serta tegas tanpa mengesampingkan integritas.

Publik akan menjadi pihak yang menilai apakah semangat “Tegas, Lugas, Tuntas” benar-benar mampu diwujudkan dalam kerja nyata.

Karena pada akhirnya, kontrol sosial bukan tentang siapa yang paling lantang berbicara, melainkan siapa yang berani mengawal persoalan secara konsisten hingga masyarakat memperoleh kejelasan.

Tegas dalam sikap.

Lugas dalam menyampaikan.

Tuntas dalam mengawal.

Dan tetap berpijak pada aturan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini