KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X yang meliputi Kabupaten Karawang dan Purwakarta, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., MM., angkat suara menanggapi munculnya anggapan miring terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) asal Karawang.
Pipik, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPC Kabupaten Karawang, menilai bahwa pernyataan dari oknum HRD senior yang meragukan kemampuan SDM Karawang dapat menjadi preseden buruk bagi generasi muda yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan di kampung halamannya.
“Kalau sekelas seorang HRD senior bicara tentang kualitas SDM yang diragukan, saya berprasangka, jangan-jangan para HRD ini punya komunitas, grup, atau perkumpulan yang menjadikan SDM Karawang sebagai bahan ejekan atau gosip,” tegas Pipik dalam pernyataannya, Sabtu (26/7).
Ia menyebutkan bahwa jika benar ada kelompok HRD yang memperbincangkan hal tersebut secara negatif, maka hal ini tidak hanya mencederai martabat anak muda Karawang, tetapi juga menghambat semangat dan kepercayaan diri mereka untuk bersaing di dunia kerja.
Untuk itu, Pipik mengusulkan agar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan DPRD Kabupaten Karawang segera mengambil langkah konkret.
“Saya mengusulkan agar Disnaker bersama DPRD Karawang memanggil seluruh HRD perusahaan yang ada di Karawang. Tujuannya untuk meluruskan berbagai pernyataan miring dan stigma negatif terhadap generasi muda Karawang,” ujarnya.
Pernyataan ini kemudian mendapat dukungan luas dari warganet dan masyarakat Karawang, yang disuarakan melalui tagar #SaveSDMKarawang sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap martabat serta masa depan anak muda daerah.
Langkah Pipik ini diharapkan dapat membuka ruang dialog antara pemangku kepentingan, perusahaan, dan masyarakat. Ia menekankan bahwa SDM lokal memiliki potensi besar dan semangat kerja tinggi, sehingga tidak layak untuk dipandang sebelah mata.
Penulis: Alim


