Karawang – Tokoh masyarakat Karawang, Mr. KiM, menyampaikan seruan keras atas kondisi dunia ketenagakerjaan di kawasan industri Karawang yang selama ini dikenal sebagai pusat manufaktur di Jawa Barat. Ia menilai, jika masyarakat Karawang terus diam dan tidak bersuara, maka dunia kerja akan semakin dikuasai oleh segelintir kelompok yang ia sebut sebagai “kartel tenaga kerja.”
“Jika urang Karawang sudah enggan dan tidak mau bersuara, sampai kapan pun tidak akan ada perubahan dalam dunia tenaga kerja. Kita akan terus menerus tergerus oleh mereka, para kartel-kartel tenaga kerja,” tegas Mr. KiM dalam pernyataannya, Kamis (7/8/2025).
Mafia Tenaga Kerja Libatkan Jaringan Luas
Menurut Mr. KiM, dominasi mafia tenaga kerja tidak hanya terjadi di internal perusahaan, tetapi juga melibatkan jaringan yang luas hingga menyentuh berbagai unsur di tingkat lokal. Ia menyebutkan sejumlah pihak yang dinilai terlibat atau menjadi bagian dari jaringan mafia rekrutmen tenaga kerja, antara lain:
• Oknum HRD perusahaan
• Oknum aparatur desa
• Oknum Karang Taruna
• Oknum organisasi masyarakat (ormas) dan LSM
• Oknum LPK dan BKK sekolah
Rekrutmen Tenaga Kerja Diduga Dikuasai Oknum HRD
Lebih lanjut, Mr. KiM menyoroti maraknya pengiriman tenaga kerja dari luar Karawang menggunakan bus secara massal menuju sejumlah pabrik. Ia menyebut praktik tersebut sebagai bukti kuat bahwa sistem rekrutmen kerja di Karawang telah disusupi kepentingan pihak luar yang bekerja sama dengan oknum di internal perusahaan.
“Jumlah rekrutmen yang diberikan kepada oknum lokal (akamsi) sangat kecil. Sebagian besar justru dikuasai oleh oknum HRD yang bekerja sama dengan mafia tenaga kerja dari luar daerah. Ini bukan rahasia lagi, hampir setiap hari ada bus besar yang mengangkut tenaga kerja luar ke kawasan industri,” jelasnya.
Ajakan untuk Melawan: “Katakan TIDAK pada Calo!”
Melalui seruan terbuka dan kampanye sosial media, Mr. KiM mengajak masyarakat Karawang untuk bersatu dan berani melawan praktik kotor dalam sistem perekrutan tenaga kerja. Ia menyerukan perlawanan melalui tagar:
#Bongkar_Oknum_HRD
#Bongkar_Oknum_Aparatur_Desa
#Bongkar_Oknum_Karang_Taruna
#Bongkar_Oknum_Ormas_Lsm
#Bongkar_Oknum_LPK_BKK
“Ayo, warga Karawang! Mulai hari ini, katakan TIDAK kepada calo! Sudah cukup kita dibodohi dan dipermainkan oleh sistem yang tidak adil. Kita harus merebut kembali hak kita atas lapangan kerja,” seru Mr. KiM dengan penuh semangat.
Pernyataan tersebut menggema di tengah meningkatnya keresahan warga Karawang yang merasa makin sulit mengakses lapangan kerja di daerahnya sendiri, sementara peluang tersebut justru dimonopoli dan diperdagangkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


