Proyek Drainase di Karawang Timur Disorot: Tanpa Papan Informasi, Warga Curiga Ada Penyimpangan

0
Caption: Proyek Drainase di Karawang Timur Disorot: Tanpa Papan Informasi, Warga Curiga Ada Penyimpangan

Karawang – Warga Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur, dibuat geram oleh proyek pembangunan saluran drainase U-ditch di Jalan Manunggal VII. Proyek yang telah berjalan sepekan itu dinilai penuh kejanggalan, minim transparansi, dan berpotensi melanggar aturan karena dikerjakan tanpa papan informasi resmi di lokasi.

Pantauan di lapangan pada Jumat (8/8/2025) menunjukkan tak ada satu pun papan proyek yang memuat nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, atau pihak pelaksana. Padahal, sesuai aturan, papan informasi merupakan syarat wajib setiap proyek yang dibiayai uang negara sebagai bentuk keterbukaan publik.

“Sejak awal memang tidak ada papan proyek. Proyek ini milik Kang Uston,” ungkap AG, salah satu pekerja harian. Proyek dikerjakan oleh buruh lepas di bawah pengawasan mandor bernama Bonet, yang bahkan tidak terlihat di lapangan. Target pengerjaan ditetapkan 10–15 hari, namun hingga hari ketujuh, pekerjaan masih berlangsung tanpa dokumen teknis yang jelas dan minim pengawasan.

Ironisnya, akses jalan menuju toko warga yang belum lama diperbaiki kini dibongkar kembali demi proyek tersebut. “Belum lama diperbaikinya. Mau gimana lagi,” keluh seorang pemilik toko.

Bagi warga, ketidakhadiran papan proyek bukan sekadar kelalaian, melainkan sinyal bahaya. UJ, warga setempat, menilai hal ini berpotensi sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang.

“Papan informasi itu wajib, bukan formalitas. Kalau tidak ada, wajar kami curiga. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi!” tegasnya.

Meski pihak pekerja mengklaim tak ada kendala teknis, warga pesimis proyek akan menghasilkan pekerjaan berkualitas. Mereka khawatir tanpa pengawasan dan akuntabilitas, hasilnya hanya akan jadi formalitas di atas kertas.

Warga mendesak pemerintah daerah segera memeriksa pelaksanaan proyek dan memberikan sanksi kepada pihak yang terbukti melanggar. “Kalau terus dibiarkan, proyek seperti ini akan menyusahkan rakyat dan jadi celah penyimpangan anggaran,” ujar seorang warga lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini