
Karawang – Kabar memilukan datang dari Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Yulia Yasmin, tenaga kerja wanita (TKW) asal Dusun Jatimulya RT 18 RW 04, dikabarkan dalam kondisi sangat lemah dan bahkan disebut-sebut telah dibuang oleh majikannya di Arab Saudi.
Kepala Desa Kalangsari, Aan, membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, pihaknya pertama kali menerima informasi melalui kiriman video dan foto pada Kamis pagi (21/8) sekitar pukul 08.00 WIB. “Kami langsung melakukan penelusuran, memastikan kebenaran identitas keluarga, dan ternyata memang benar beliau warga Dusun Jatimulya,” ujarnya.
Setelah memastikan, Pemerintah Desa Kalangsari segera bergerak mencari tahu pihak sponsor maupun perusahaan (PT) yang memberangkatkan Yulia. “Langkah kami saat ini berupaya melacak siapa sponsor dan PT yang bertanggung jawab. Sampai sore ini, kami belum mendapat informasi jelas, tapi upaya ini terus kami lakukan agar pihak perusahaan bisa bertanggung jawab,” jelas Aan.
Berdasarkan video yang diterima, Yulia tampak dalam keadaan sangat lemah di area terbuka sekitar Masjidil Haram. “Artinya tidak ada pihak yang mengurus. Kemungkinan teman-temannya sesama orang Indonesia juga bingung harus bagaimana. Kalau ada yang paham, seharusnya bisa melapor ke Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi,” tambahnya.
Informasi sementara yang diterima Aan menyebutkan, Yulia dibuang oleh majikannya. “Kami masih mencari tahu kebenaran informasi ini, karena komunikasi dengan pemberi kabar bernama Umi belum lancar,” terangnya.
Aan menambahkan, meski Yulia merupakan warga Kalangsari, proses keberangkatannya ke Arab Saudi diduga dilakukan di Subang. “Awalnya memang ada sponsor yang datang ke sini, tapi informasi lebih lanjutnya, pengurusan keberangkatan dilakukan di Subang,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Kalangsari menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pihak keluarga, sponsor, serta instansi terkait agar kasus Yulia Yasmin segera mendapat kejelasan dan penanganan yang layak.

