
Karawang – Gelombang pemberitaan negatif terkait proyek Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di Desa Solokan, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, akhirnya ditanggapi tegas oleh Ketua Kelompok Sanimas, Matsani atau yang akrab disapa Bang Baning. Ia menepis seluruh tuduhan yang beredar dan menyebut bahwa informasi yang dipublikasikan sejumlah media adalah hoaks dan tidak berdasarkan konfirmasi langsung dari pihak pelaksana.
“Menurut saya, pemberitaan itu semuanya hoaks. Mereka tidak pernah konsultasi, tidak pernah konfirmasi, bahkan bertemu pun tidak,” tegas Matsani, Jumat (31/10/2025).
Matsani menjelaskan, seluruh pekerjaan proyek Sanimas di wilayahnya telah dijalankan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan aturan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bahkan, demi kualitas hasil, dirinya mengaku beberapa kali menambah spesifikasi pekerjaan agar hasilnya lebih maksimal.
“Saya enggak pernah menyelewengkan anggaran. Semua bahan sesuai, malah ada yang dilebihkan demi kualitas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Matsani membantah keras tudingan yang menyebut proyek Sanimas di Desa Solokan tidak memiliki papan informasi serta tidak memperhatikan aspek keselamatan kerja. Menurutnya, papan proyek sudah terpasang di lokasi resmi, tepatnya di Dusun Sungai Kobak RT 05 di rumah Zulkarnain, sesuai ketentuan.
“Kalau mereka bilang tidak ada papan proyek, itu bohong. Papan proyek kami ada, lengkap di lokasi yang benar,” ujarnya menegaskan.
Terkait pemberitaan yang terlanjur beredar, Matsani memilih untuk tetap bersikap terbuka dan tidak konfrontatif. Ia bahkan mengundang awak media untuk datang langsung ke lapangan guna memastikan fakta sebenarnya.
“Saya welcome ke semua pihak media. Silahkan datang, konfirmasi, lihat langsung. Jangan bikin berita tanpa 5W 1H yang jelas,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dan keseimbangan dalam pemberitaan. “Kalau mau buat berita, datang dulu, ngobrol, biar berimbang. Saya enggak menutup diri. Mau ngopi bareng juga ayo. Tapi jangan asal tulis berita yang salah lokasi dan tanpa konfirmasi,” tambahnya.
Melalui klarifikasi ini, Matsani berharap publik dapat memahami bahwa proyek Sanimas di Desa Solokan berjalan sesuai prosedur, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat. “Kami bekerja dengan hati dan tanggung jawab. Tidak ada yang kami tutupi,” pungkasnya.
Penulis: Alim

