
Karawang – Kecelakaan yang menimpa Jihad Alpahmi, bocah laki-laki berusia empat tahun asal Desa Sumbersari, Pebayuran, Bekasi, di lingkungan Rumah Sakit Hastien, memicu kemarahan publik. Ketua Organisasi Masyarakat Pemuda Pancasila PAC Rengasdengklok, Jaja Sunarja, lantang menyebut insiden tersebut sebagai bentuk kelalaian nyata dari pihak rumah sakit yang dinilai abai terhadap standar keamanan dasar.
Jaja menegaskan bahwa musibah ini seharusnya tidak terjadi apabila pihak rumah sakit dan pengembang sejak awal memprioritaskan keselamatan dalam pembangunan dan penyediaan fasilitas.
“Seharusnya dari awal pembangunan, standar keamanan itu diperhatikan betul. Saya pernah berobat ke sana dan langsung khawatir melihat fasilitasnya. Ada yang tidak teliti, entah pengembang, kontraktor, atau rumah sakit sendiri, mereka harus bertanggung jawab,” tegas Jaja, Kamis (20/11/2025).
Fasilitas Dinilai Jauh dari Layak: “Anak-anak yang Paling Rentan”
Menurutnya, kelalaian tersebut sudah tampak jelas dari buruknya fasilitas pengaman di area yang sering dilalui pasien. Ia menyoroti ketiadaan alat pengaman standar yang semestinya wajib ada di fasilitas publik, terutama tempat layanan kesehatan.
“Fasilitas keamanannya kurang. Rumah sakit itu harus benar-benar safety. Bisa pakai rantai pengaman, jaring pengaman, apa pun yang melindungi. Yang paling rentan itu anak-anak,” ujar Jaja.
Desak CEO RS Hastien: “Perbaiki Fasilitas, Jangan Tutup Mata!”
Jaja meminta manajemen dan CEO RS Hastien tidak menunggu korban berikutnya jatuh sebelum bergerak. “Fasilitas keamanan segera perbaiki. Teliti setiap kekurangan bangunan. Ini demi keselamatan pasien, bukan demi citra semata,” tegasnya.
Tidak Akan Lakukan Pengusutan, Tapi Menyesalkan Keras Insiden Ini
Meski tidak akan melakukan langkah hukum atau investigasi, Jaja menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kecelakaan tersebut. “Saya hanya menyayangkan kejadian ini. Jangan sampai orang yang sedang sakit malah dapat musibah baru,” ujarnya.
Ia juga mengungkap bahwa insiden seperti ini bukan yang pertama terjadi di RS Hastien. Bahkan, sebelumnya pernah ada kasus lain yang berujung pada kematian.
“Jangan Hanya Keruk Keuntungan dari Masyarakat”
Di akhir pernyataannya, Jaja mengingatkan agar pihak rumah sakit tidak semata mengejar profit tanpa memperhatikan nyawa dan keselamatan pasien. “Perbaiki standar keamanan. Jangan hanya fokus mengambil keuntungan dari masyarakat,” tegasnya.
Penulis: Alim

