Karawang – Kepala Kantor Pos Indonesia Kabupaten Karawang Cabang Rengasdengklok, Acep Firmansyah Suhendar, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan potongan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) S Kesra yang sempat menjadi perbincangan masyarakat.
Dalam keterangannya, Acep menegaskan bahwa tidak ada potongan apa pun dalam proses pembayaran BLT S Kesra kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM tetap menerima Rp900.000 untuk tiga bulan pembayaran, dan seluruh uang diberikan dalam pecahan Rp100.000.
“Tidak ada potongan sama sekali. Bisa dilihat di juru bayar, uang yang diberikan semuanya Rp100.000. Jadi yang disebut potongan itu sebenarnya adalah iuran pilihan untuk mengikuti Asuransi Heksa,” jelas Acep Firmansyah, Rabu (26/11/2025).
Asuransi Heksa Merupakan Produk Resmi Pos Indonesia
Acep menjelaskan bahwa selain menyalurkan bansos, Kantor Pos juga menyediakan fasilitas layanan setoran seperti pembayaran motor, pajak, hingga layanan produk keuangan. Di momen penyaluran bansos, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai Asuransi Heksa, produk asuransi jiwa dari anak perusahaan Pos Indonesia.
Iuran Asuransi Heksa bersifat sukarela, dengan pilihan:
• Rp5.000/bulan → manfaat santunan Rp6 juta
• Rp10.000/bulan → manfaat santunan Rp10 juta
KPM yang mendaftar akan langsung memperoleh perlindungan selama satu bulan sejak data dimasukkan.
“Ini manfaat untuk keluarga KPM jika terjadi risiko kematian. Kami hanya menawarkan produk Pos, bukan memotong bantuan,” tegas Acep.
Proses Klaim Sedang Berjalan untuk Warga Kalangsari
Sementara itu, Wahyudin, staf Kantor Pos Indonesia Cabang Rengasdengklok, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah memproses klaim santunan untuk almarhum Iyat Suryadi, warga Desa Kalangsari yang menjadi peserta Asuransi Heksa.
“Prosesnya menunggu asesmen dari manajer di Karawang. Setelah selesai, kami akan datang ke rumah duka untuk menyerahkan santunan. Ini bentuk nyata manfaat yang kami tawarkan,” kata Wahyudin.
Selain asuransi jiwa, Wahyu juga memperkenalkan program Rencana Aman (RA), tabungan berjangka Heksa dengan iuran mulai Rp50.000 per bulan selama lima tahun, yang dapat dicairkan pada tahun ketujuh disertai keuntungan pengembangan serta perlindungan asuransi jiwa.
Harapan Pos Indonesia untuk Masyarakat
Wahyudin berharap masyarakat, khususnya di wilayah Rengasdengklok, semakin memahami pentingnya perlindungan diri melalui asuransi.
“Umur tidak ada yang tahu. Ketika musibah datang, biaya tidak langsung berhenti. Asuransi Heksa hadir untuk membantu keluarga yang berduka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pos Indonesia akan terus hadir dalam berbagai kondisi masyarakat.
“Saat senang seperti menerima gaji TKW, kantor pos hadir. Saat ada duka dan peserta diasuransikan, pos juga hadir. Kami selalu ingin berada di tengah masyarakat,” tutup Wahyu.
Penulis: Alim


