487 Ormas Diukur Ulang! Kesbangpol Turun ke Sekretariat IWOI Karawang, Ungkap Baru 60% yang Aktif

0
Caption: 487 Ormas Diukur Ulang! Kesbangpol Turun ke Sekretariat IWOI Karawang, Ungkap Baru 60% yang Aktif

KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) di daerahnya. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tak hanya duduk di balik meja, mereka turun langsung ke lapangan, mendatangi satu per satu sekretariat ormas untuk memastikan keberadaan dan legalitasnya benar-benar nyata.

Salah satu yang disambangi pada Selasa (2/12/2025) adalah Sekretariat Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang di Perum Jasmine Village Melbourne Cluster, Karawang Timur. Kunjungan ini menjadi sorotan karena menyangkut peran organisasi pers di era digital yang semakin sensitif terhadap isu akurasi dan profesionalisme.

Data Mengejutkan: 487 Ormas, Tapi Hanya 60% yang Aktif

Monitoring dipimpin Kabid Kewaspadaan Nasional, H. Aep Saepudin, bersama jajaran Kesbangpol. Mereka memeriksa kelengkapan administrasi, legalitas, struktur, hingga keaktifan organisasi.

Dalam penyampaiannya, Aep mengungkapkan fakta penting yang langsung menarik perhatian:

“Dari 487 ormas di Karawang, baru sekitar 60 persen yang memiliki sekretariat aktif dan terverifikasi.”

Angka ini membuat verifikasi faktual menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Tanpa data valid, pembinaan dianggap sulit dilakukan secara tepat sasaran.

Aep menegaskan bahwa tugas Kesbangpol mungkin tidak selalu terlihat, namun sangat menentukan kestabilan daerah.

“Kami tidak membangun jembatan atau sekolah, tetapi memastikan organisasi masyarakat berjalan tertib dan sesuai aturan adalah pondasi agar daerah tetap aman,” tegasnya.

IWOI Dapat Apresiasi: Terbuka dan Proaktif

Di tengah banyaknya ormas yang belum memenuhi syarat, IWOI Karawang justru mendapat apresiasi langsung dari Kesbangpol atas keterbukaan dan komunikasi aktifnya.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan IWOI. Sinergi seperti ini penting untuk ruang organisasi masyarakat yang sehat,” ujar Aep.

Selain mengecek dokumen, Kesbangpol juga mengajak dialog tentang peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan informasi pembangunan yang akurat dan berimbang.

IWOI Tegaskan Komitmen: Siap Dibina, Siap Diawasi

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, mengunggah kembali komitmen mereka dalam hal transparansi dan profesionalisme.

“Monitoring ini kami sambut baik. Ini bentuk pembinaan agar organisasi wartawan tetap legal, sehat, dan menjalankan fungsi sosial dengan benar,” ujarnya.

Didampingi Sekjen Amrini Handayani, Humas Eksternal Muhammad Rifai, dan jajaran pengurus lainnya, Syuhada memastikan IWOI siap menyerahkan seluruh dokumen yang diperlukan, dari struktur hingga program kerja.

Syuhada turut menekankan bahwa IWOI bukan hanya komunitas profesi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjaga arus informasi tetap jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi publik.

Bahas Etika Jurnalistik & Tantangan Media Digital

Dalam diskusi terbuka, IWOI memaparkan program-program mereka menuju Rakerda Desember 2025, termasuk pelatihan kompetensi jurnalis dan kegiatan sosial. Isu penting seperti etika jurnalistik, verifikasi berita, dan tantangan media online juga menjadi topik hangat.

Pemerintah dan Ormas: Saatnya Kolaborasi, Bukan Konfrontasi

Kesbangpol berharap monitoring ini menjadi jembatan yang memperkuat kolaborasi, bukan sekedar pengawasan.

“Tujuan kami sederhana: memastikan semua ormas aktif, tertib, dan membawa manfaat bagi Karawang,” tegas Aep.

Sementara itu, Syuhada menutup pertemuan dengan pesan optimistis:

“Komunikasi seperti ini harus terus dijaga. Sinergi sangat penting untuk menciptakan ekosistem media yang sehat dan kondusif. IWOI siap berkolaborasi untuk kemajuan Karawang.”

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini