Kepemimpinan Goyang! 21 PAC Himpaudi Serang Serentak Nyatakan Mosi Tidak Percaya, Desak Ketua Mundur

0
Caption: Kepemimpinan Goyang! 21 PAC Himpaudi Serang Serentak Nyatakan Mosi Tidak Percaya, Desak Ketua Mundur

SERANG — Gejolak besar tengah melanda tubuh Himpaudi Kabupaten Serang. Sebanyak 21 Pengurus Anak Cabang (PAC) secara kompak melayangkan mosi tidak percaya kepada Ketua dan Wakil Ketua Himpaudi Kabupaten Serang. Langkah kolektif ini menjadi pukulan telak bagi kepengurusan yang selama ini dianggap tidak berjalan searah dengan aspirasi anggota.

Keputusan tegas itu dihasilkan melalui rapat maraton selama satu hari, Rabu (3/12/2025), yang dihadiri perwakilan seluruh PAC. Dari total 29 PAC, sebanyak 21 PAC menandatangani dokumen mosi tidak percaya, sementara 8 PAC memilih absen dan tidak ikut menandatangani.

Empat Titik Krisis yang Meledakkan Mosi

Dalam dokumen resmi, 21 PAC menguraikan empat alasan mendasar terbitnya mosi tidak percaya:

1. Kepemimpinan dinilai tidak transparan, terutama dalam program dan pengelolaan dana.

2. Komunikasi dan koordinasi yang buruk dengan pengurus kecamatan serta lembaga-lembaga PAUD.

3. Tidak dijalankannya amanah AD/ART, termasuk pelaporan kegiatan dan pertanggungjawaban.

4. Merosotnya kepercayaan anggota terhadap kredibilitas dan integritas Ketua Himpaudi Kabupaten Serang.

Keempat poin itu dinilai cukup kuat untuk menyimpulkan bahwa organisasi sedang tidak berjalan pada rel yang semestinya.

Mayoritas Bergerak: Desakan Muslub Menguat

Bersama mosi tersebut, 21 PAC mendesak agar segera dilakukan Musyawarah Luar Biasa (Muslub) sebagai mekanisme resmi mengganti Ketua Himpaudi Kabupaten Serang.

Dokumen mosi juga telah dikirimkan kepada:

• Dinas Pendidikan Kabupaten Serang

• Dewan Pengawas Himpaudi Kabupaten Serang

• Himpaudi Provinsi Banten

yang berarti gerakan ini tidak lagi bersifat internal, melainkan telah disampaikan secara resmi ke level atas.

Provinsi Menolak Pergantian Ketua: Api Konflik Makin Membesar

Meski mayoritas PAC sudah menyatakan hilangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan kabupaten, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa Ketua Himpaudi Provinsi Banten justru menolak adanya pergantian ketua di Kabupaten Serang.

Penolakan ini memicu reaksi keras. Para PAC menilai bahwa sikap provinsi justru mengabaikan aspirasi mayoritas anggota dan tidak melihat kondisi riil di lapangan.

PAC: “Kami Minta Ketua Mundur Secara Terhormat”

Para ketua PAC akhirnya bersuara lantang. Mereka meminta Yola Siti Rahayu, Ketua Himpaudi Kabupaten Serang, untuk mundur secara terhormat demi menyelamatkan organisasi.

“Kami melakukan ini bukan untuk memecah belah, tetapi untuk menyelamatkan organisasi yang kita cintai. Kepemimpinan harus dapat menjawab harapan para pendidik PAUD di Kabupaten Serang,” tegas para ketua PAC dalam pernyataan resminya.

Hingga kini, belum ada pernyataan terbuka dari pihak Ketua Himpaudi Kabupaten Serang atas desakan 21 PAC tersebut.

Penulis: Ma’mun Sanjaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini