FBR–Polri Satukan Barisan: Manuver Besar Jelang Agenda Nasional, Publik Soroti Arah Gerakan Ormas Betawi

0
Caption: FBR–Polri Satukan Barisan: Manuver Besar Jelang Agenda Nasional, Publik Soroti Arah Gerakan Ormas Betawi

Jakarta – Langkah Forum Betawi Rempug (FBR) memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi sorotan publik. Dalam pertemuan koordinasi yang digelar pekan ini, Ketua Umum FBR KH. Lutfi Hakim menegaskan komitmen penuh organisasinya untuk terlibat lebih aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika sosial di Ibu Kota, sehingga kolaborasi antara ormas besar dan kepolisian dinilai sebagai langkah strategis sekaligus memantik berbagai reaksi masyarakat.

KH. Lutfi Hakim menekankan bahwa FBR, sebagai ormas yang lahir dari kultur Betawi, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas dan mencegah potensi gesekan di masyarakat. Namun ia juga mengingatkan bahwa ormas tidak bisa bekerja sendiri.

“FBR hadir untuk menjaga marwah Betawi dan membantu menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Karena itu, kami siap bekerja sama penuh dengan Polri dalam setiap kegiatan pembinaan dan pengamanan,” ujarnya tegas, Kamis (11/12/2025).

Polri menyambut positif pernyataan tersebut, mengungkapkan bahwa sinergi ini akan diperkuat melalui sejumlah program konkret, mulai dari pembinaan anggota FBR, patroli gabungan, peningkatan edukasi kamtibmas, hingga pencegahan konflik sosial yang kerap muncul di titik-titik tertentu.

Namun di ruang publik, langkah ini memunculkan beragam respons. Ada yang menilai FBR semakin menunjukkan peran positif sebagai penjaga keamanan berbasis komunitas. Di sisi lain, sebagian warga mempertanyakan seberapa efektif kolaborasi ormas-aparat dapat menjaga netralitas dan ketertiban di tengah agenda politik dan perhelatan besar yang akan datang.

Meski begitu, baik FBR maupun Polri optimistis bahwa penguatan sinergi ini akan menciptakan situasi kamtibmas yang lebih stabil, sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

Langkah ini menjadi penegasan bahwa ormas lokal masih memiliki ruang besar dalam ekosistem keamanan masyarakat, dan publik kini menanti bagaimana implementasinya di lapangan.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini