Tahlilan 100 Hari Almarhum Bapak Ganda bin Aneng Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

0
Caption: Tahlilan 100 Hari Almarhum Bapak Ganda bin Aneng Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Karawang — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti acara tahlilan 100 hari almarhum Bapak Ganda bin Aneng yang digelar di kediaman almarhum, Dusun Cikulutuk RT 03 RW 01, Desa Sindangmulya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (13/12/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar, tokoh agama, aparatur desa, serta masyarakat sekitar yang bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhum. Pada kesempatan itu, perwakilan keluarga, Ustad Nunu, menyampaikan tausiah dan pesan keagamaan yang menyentuh hati para jamaah.

Dalam tausiahnya, Ustad Nunu menegaskan bahwa hakikat kehidupan seorang muslim terletak pada amal saleh, berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain), serta menjaga sholat sebagai kewajiban utama yang tidak boleh ditinggalkan. Ia mengingatkan bahwa sholat merupakan amalan pertama yang akan dihisab di akhirat, sehingga menjadi fondasi utama keselamatan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Pesan tersebut disampaikan dengan penuh keteduhan, mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperbaiki kualitas ibadah dan menjalani kehidupan dengan nilai-nilai keimanan. Ustad Nunu juga mengajak jamaah untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dalam berbakti kepada orang tua selagi masih diberikan kesempatan hidup bersama mereka.

Sementara bagi orang tua yang telah wafat, ia menekankan pentingnya terus mengirimkan doa dan amal kebaikan melalui shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, serta doa anak yang saleh dan salehah agar pahala terus mengalir kepada almarhum.

Dalam suasana yang sarat keharuan, keluarga almarhum memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah pada malam tahlilan tersebut menjadi pahala yang terus mengalir bagi almarhum Bapak Ganda bin Aneng. Doa juga dipanjatkan bagi seluruh kaum muslimin dan muslimat yang telah mendahului.

Selain itu, doa bersama turut dipersembahkan bagi para guru, tokoh agama, aparatur desa, serta seluruh jamaah yang hadir agar senantiasa diberikan kesehatan, kelapangan rezeki, keberkahan hidup, serta keselamatan di dunia dan akhirat.

Acara tahlilan 100 hari tersebut ditutup dengan ucapan terima kasih dari keluarga besar almarhum kepada seluruh pihak yang telah hadir dan membantu terselenggaranya kegiatan. Keluarga juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelaksanaan acara, seraya berharap silaturahmi dan doa yang terjalin menjadi amal kebaikan bagi semua pihak.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini