Pesan Kuat IWOI Karawang di Momen Natal dan Tahun Baru: Persatuan dan Toleransi Harga Mati

0
Caption: Pesan Kuat IWOI Karawang di Momen Natal dan Tahun Baru: Persatuan dan Toleransi Harga Mati

Karawang – Menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Karawang menyuarakan pesan kebersamaan dan toleransi kepada seluruh masyarakat. Pesan ini disampaikan sebagai ajakan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas Karawang.

Ketua DPD IWOI Kabupaten Karawang, Syuhada Wisastra, menegaskan bahwa Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan umat Kristiani, tetapi juga momentum universal untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial lintas agama dan budaya.

“Perayaan Natal bukan hanya tentang kebahagiaan spiritual, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat empati, kepedulian, dan persaudaraan antar sesama,” ujar Syuhada, Rabu (24/12/2025).

Ia menilai, pergantian tahun merupakan saat yang tepat bagi seluruh elemen masyarakat untuk melakukan refleksi bersama, khususnya dalam memperkokoh persatuan, toleransi, dan perdamaian. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Karawang yang dikenal sebagai wilayah multikultural dengan keberagaman suku, agama, dan budaya.

Dalam pernyataannya, Syuhada juga menekankan peran strategis insan pers, khususnya yang tergabung dalam IWOI Karawang. Ia menyebutkan bahwa wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga persatuan bangsa serta menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.

“Insan pers harus menjadi bagian dari solusi. Mari kita songsong Tahun Baru 2026 dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, dan komitmen kuat menjaga kerukunan antar umat beragama,” tegasnya.

Melalui pesan Natal dan Tahun Baru ini, Syuhada berharap seluruh elemen masyarakat Karawang dapat terus bersinergi membangun kehidupan sosial yang rukun, damai, dan harmonis. Dengan demikian, Karawang diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, toleran, dan bermartabat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini