Karawang – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, suara warga mulai menguat. Mereka menuntut hadirnya pemimpin desa yang tidak sekedar mengumbar janji, tetapi mampu menunjukkan kemajuan nyata dan keberpihakan pada masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Wardi, warga Dusun Rawa Leutik, RT 01 RW 03. Ia menegaskan bahwa Pilkades menjadi titik penentu arah pembangunan dan masa depan Desa Balongsari.
“Sebagai warga, kami ingin kepala desa yang benar-benar memahami kondisi masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan lingkungan terkecil,” ujar Wardi, Minggu (28/12/2025).
Menurut Wardi, karakter pemilih di Balongsari masih kuat dipengaruhi nilai kebersamaan dan peran para kasepuhan. Dalam menentukan pilihan, warga cenderung menilai rekam jejak, sikap, dan keteladanan calon pemimpin.
“Pendapat para kasepuhan masih sangat diperhitungkan. Sejak dulu, warga memilih berdasarkan rekam jejak, bukan sekedar janji atau popularitas,” katanya.
Ia menegaskan, kepala desa ke depan harus mampu menghadirkan bukti pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran pemimpin di tengah warga dinilai sebagai indikator utama kepedulian dan tanggung jawab.
“Pemimpin harus hadir, memberi solusi, dan mau turun langsung mendatangi warga yang membutuhkan. Itu yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya.
Terkait kepala desa yang saat ini akan menjabat, Wardi berharap ada peningkatan kinerja yang nyata dalam satu hingga dua tahun ke depan, khususnya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik dan lebih menyejahterakan. Harus ada rekam jejak yang jelas agar bisa menjadi contoh,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Wardi berharap pelaksanaan Pilkades dapat berlangsung aman dan lancar, serta melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa Desa Balongsari menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.
Penulis: Alim


