Nyaris Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Warga Cilebar Dilarikan ke RSUD Karawang

0
Caption: Nyaris Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Warga Cilebar Dilarikan ke RSUD Karawang

KARAWANG – Insiden sengatan listrik bertegangan tinggi kembali mengancam keselamatan warga di Kabupaten Karawang. Seorang warga Dusun Cibadar 2, Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, nyaris meregang nyawa setelah tersengat aliran listrik berdaya besar saat bekerja, Kamis (22/1/2026).

Peristiwa mencekam tersebut terjadi di area bangunan yang tak jauh dari Sekretariat Ormas GMPI. Korban diketahui bernama Sambas, yang saat itu tengah melakukan pemasangan rangka atap menggunakan reng baja ringan untuk atap alderon. Nahas, saat menaikkan material, reng yang dipegang korban tanpa sengaja menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.

Akibat sengatan tersebut, korban langsung terkapar dan sempat memicu kepanikan warga sekitar. Sejumlah warga segera memberikan pertolongan darurat sebelum korban dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas menuju RS E Parina untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Namun, lantaran kondisi korban dinilai cukup serius, tim medis memutuskan untuk merujuk korban ke RSUD Karawang guna penanganan lanjutan.

“Awalnya korban kami bawa ke RS E Parina untuk penanganan awal. Tapi karena membutuhkan perawatan lebih lanjut, korban langsung dirujuk ke RSUD Karawang,” ujar Yoga, sopir ambulans yang menangani evakuasi korban.

Caption: Nyaris Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Warga Cilebar Dilarikan ke RSUD Karawang

Meski dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi, sengatan listrik bertegangan tinggi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak serius pada organ vital. Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di RSUD Karawang guna mengantisipasi resiko fatal.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Staf Humas Polsek Pedes, Rano Setia Budi, M.H., membenarkan adanya insiden sengatan listrik dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan, anggota Polsek Pedes langsung mendatangi lokasi kejadian dan saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti insiden masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada keberadaan instalasi listrik bertegangan tinggi yang tidak memiliki pengamanan memadai dan membahayakan keselamatan warga.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah serta instansi terkait. Lemahnya pengawasan instalasi listrik di kawasan permukiman dinilai menjadi ancaman nyata bagi keselamatan publik. Warga mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh dan tindakan tegas, sebelum kejadian serupa kembali menelan korban jiwa.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini