Aklamasi di Muscab XII, Yayat Hidayatulloh Pimpin GAPENSI Karawang: Siap Kawal Transformasi Pembangunan

0
Caption: Aklamasi di Muscab XII, Yayat Hidayatulloh Pimpin GAPENSI Karawang: Siap Kawal Transformasi Pembangunan

KARAWANG – Arah baru sektor konstruksi di Kabupaten Karawang resmi dimulai. Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Karawang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XII Tahun 2026 di Hotel Swiss-Belinn, Jalan Ahmad Yani, Rabu (11/2/2026), dengan mengusung tema besar “Transformasi GAPENSI Membangun Karawang.”

Forum tertinggi organisasi tingkat cabang ini berlangsung khidmat, namun sarat energi perubahan. Dalam momentum penting tersebut, Yayat Hidayatulloh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua BPC GAPENSI Karawang masa bakti 2026–2031.

Terpilihnya Yayat secara aklamasi menjadi sinyal kuat soliditas internal organisasi. Dukungan penuh dari anggota menandakan harapan besar terhadap kepemimpinan baru dalam menjawab tantangan sektor jasa konstruksi yang kian kompetitif dan dinamis.

Muscab XII turut dihadiri perwakilan GAPENSI dari Jakarta, Bekasi, Purwakarta, serta Karawang sebagai tuan rumah. Kehadiran lintas daerah ini tidak sekedar seremoni, tetapi mempertegas komitmen kolaborasi antar wilayah dalam memperkuat profesionalisme dan daya saing pelaku konstruksi.

Dalam sambutannya, Yayat Hidayatulloh menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad kuat menjalankan amanah organisasi.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saat ini, kepengurusan (OC) sudah mencapai 87 anggota. Ini menjadi modal besar bagi kita untuk melakukan transformasi organisasi yang lebih solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.

Dengan kekuatan 87 anggota kepengurusan, GAPENSI Karawang dinilai memiliki fondasi kuat untuk melakukan pembenahan internal sekaligus memperluas peran strategis di tengah pesatnya pembangunan daerah.

Yayat menegaskan, kepemimpinannya akan berfokus pada peningkatan kapasitas anggota, penguatan kualitas dan integritas pelaku jasa konstruksi, serta mempererat kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Karawang. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap proyek pembangunan berjalan transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tema transformasi yang diusung dalam Muscab XII bukan sekedar slogan. Forum ini diharapkan menjadi titik balik pembaruan organisasi, baik dari sisi manajemen, tata kelola, maupun kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Kini, publik menaruh harapan besar: mampukah GAPENSI Karawang di bawah kepemimpinan baru benar-benar menghadirkan perubahan nyata dan menjadi garda terdepan pembangunan yang bersih dan profesional?

Waktu akan menjawab, namun satu hal pasti, transformasi telah resmi dimulai.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini