
KARAWANG – Kabar melegakan datang bagi keluarga dan warga Dusun Antariem, Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang. Ibu Eros Rahmawati, pekerja migran Indonesia yang sebelumnya berada di Arab Saudi, akhirnya tiba di Tanah Air dan dipastikan dalam kondisi selamat.
Tim Bidang Investigasi Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPD Kabupaten Karawang yang dipimpin Talam memastikan seluruh proses penanganan hingga pemulangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Proses penjemputan berlangsung pada Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Suasana haru dan syukur menyelimuti proses tersebut setelah dipastikan Ibu Eros berhasil dipulangkan dengan aman.
“Alhamdulillah, untuk penanganan Ibu Eros Rahmawati berjalan lancar tanpa ada kendala. Meskipun beliau masih merasakan sakit lambung, namun kondisinya aman dan sudah diberikan obat,” ujar Talam, perwakilan tim investigasi FPMI Karawang.
Sebelumnya, Ibu Eros dijemput setibanya dari Arab Saudi dan dinyatakan selamat sampai di Indonesia. Tim FPMI memastikan tidak ada hambatan sedikit pun dalam proses penjemputan hingga pengurusan kepulangannya.
Saat ini, Ibu Eros Rahmawati telah dalam perjalanan kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Kepulangan ini menjadi momen penuh haru sekaligus bukti nyata kerja kemanusiaan yang dilakukan FPMI DPD Kabupaten Karawang.
Talam juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua FPMI DPD Kabupaten Karawang, H. Nendi Wirasasmita, dalam menjalankan amanah tersebut.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini akan kami pegang dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.
Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Ibu Eros Rahmawati kepada seluruh tim FPMI DPD Kabupaten Karawang yang telah membantu proses pemulangannya.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada FPMI DPD Kabupaten Karawang di bawah naungan Bapak Haji Nendi Wirasasmita yang telah membantu memulangkan saya. Alhamdulillah atas kinerja, tenaga, dan pikiran tim FPMI, saya bisa kembali ke Indonesia dengan selamat,” ungkapnya.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja migran bukan sekedar wacana, melainkan kerja nyata yang menyelamatkan dan memulangkan anak bangsa kembali ke pelukan keluarga.
Penulis: Alim

