Jakarta — Pelantikan sembilan pejabat strategis di tubuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia pada 18 dan 20 Februari 2026 menjadi sorotan publik. Momentum ini dinilai sebagai titik penting dalam memperkuat struktur internal lembaga anti rasuah di tengah ekspektasi masyarakat yang kian tinggi terhadap pemberantasan korupsi.
Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., MH., menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar agar para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan energi baru dan terobosan konkret.
“Selamat bertugas kepada para Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama yang telah resmi dilantik. Amanah ini bukan sekedar jabatan, tetapi tanggung jawab moral kepada rakyat. Kami berharap momentum ini memperkuat sinergi KPK dengan seluruh elemen bangsa, termasuk insan pers, dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas,” tegas Icang, Selasa (24/2/2026).
Ia menekankan, pengisian jabatan strategis ini harus dimaknai sebagai penguatan barisan dalam menghadapi pola kejahatan korupsi yang semakin canggih dan sistematis. Publik, menurutnya, tidak hanya menunggu seremoni pelantikan, tetapi juga gebrakan nyata yang berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan yang bersih.
Dalam prosesi pelantikan, pimpinan KPK juga mengingatkan bahwa jabatan bukanlah sekedar posisi struktural, melainkan mandat strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif, integratif, dan berorientasi pada hasil. SDM yang profesional dan kolaboratif diyakini menjadi kunci percepatan capaian target lembaga.
Berikut sembilan pejabat yang resmi menempati posisi strategis:
Pimpinan Tinggi Madya:
1. Asep Guntur Rahayu – Deputi Bidang Penindakan
2. Aminudin – Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring
3. Ely Kusumastuti – Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi
Pimpinan Tinggi Pratama:
4. Tessa Mahardhika – Direktur Penyelidikan
5. Budhi Sarumpaet – Direktur Penuntutan
6. Kunto Ariawan – Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat
7. Maruli Tua – Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V
8. Taryanto – Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi
9. Iskandar Marwanto – Kepala Biro Hukum
IWO Indonesia berharap, dengan formasi baru ini, KPK semakin tegas dan konsisten dalam penindakan, sekaligus lebih masif dalam upaya pencegahan. Di tengah tantangan yang kompleks, publik kini menanti satu hal: bukti bahwa perang melawan korupsi tidak pernah surut, dan keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
Red


