Jelang Ramadhan, THM Ditutup! Pesantren di Karawang Angkat Suara Dukung Kebijakan Bupati

0
Caption: Jelang Ramadhan, THM Ditutup! Pesantren di Karawang Angkat Suara Dukung Kebijakan Bupati

Karawang — Keputusan Bupati Karawang H. Aep Saepuloh, SE., menutup Tempat Hiburan Malam (THM) mulai H-1 Ramadhan langsung memantik perhatian publik. Kalangan pesantren melalui Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Karawang menyatakan dukungan terbuka dan menyebut kebijakan itu sebagai langkah berani menjaga ketenteraman masyarakat.

Pernyataan disampaikan Ketua FPP Karawang, K.H. Muhammad Endang Suratno Wibowo. Ia menilai penutupan hiburan malam bukan sekedar aturan administratif, tetapi pesan moral bahwa pemerintah hadir menjaga suasana ibadah.

“Ini bukan hanya soal menutup tempat hiburan, tetapi menjaga marwah Ramadhan dan ketenangan warga,” tegasnya, Sabtu (14/2/2026).

Lebih dari Sekedar Larangan

FPP menilai kebijakan tersebut memiliki dampak sosial yang luas.

Simbol penghormatan Ramadhan

Ramadhan merupakan momentum spiritual masyarakat. Penutupan THM dianggap bentuk penghargaan terhadap nilai religius yang telah lama hidup di Karawang.

Menekan potensi gangguan keamanan

Aktivitas malam hari yang berkurang diyakini membantu menciptakan lingkungan lebih tertib dan nyaman bagi warga menjalankan ibadah.

Menegaskan identitas Karawang

Selain kota industri, Karawang juga dikenal sebagai wilayah dengan kultur santri kuat. Kebijakan ini dinilai mempertegas keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan nilai moral.

Pesantren Siap Kawal

FPP Karawang menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban selama Ramadhan, sekaligus mengajak pelaku usaha hiburan menaati aturan tersebut.

“Kami siap mendukung setiap kebijakan yang menjaga moralitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar KH. Endang.

FPP Karawang juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat harmoni sosial, bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan menjaga kedamaian bersama.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini