
Karawang – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut mobil travel di wilayah Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka. Pihak keluarga kini menunggu proses pemulangan jenazah untuk dimakamkan di kampung halaman.
Salah satu perwakilan keluarga korban, Mamat, warga Dusun Warudoyong Selatan, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengungkapkan kronologi awal informasi yang diterima keluarga terkait peristiwa tersebut.
Menurut Mamat, kabar kecelakaan pertama kali diperoleh dari keluarga yang berada di lokasi kejadian. Informasi itu kemudian diteruskan melalui sambungan telepon kepada keluarga di kampung halaman, termasuk kepada orang tua korban lainnya.
“Awalnya dapat kabar dari keluarga di sana, langsung diberi tahu kalau terjadi kecelakaan. Ada beberapa yang langsung meninggal di tempat,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB saat rombongan dalam perjalanan pulang. Mobil travel yang ditumpangi diketahui membawa sekitar 21 orang penumpang, termasuk anak-anak.
“Berangkat malam, kejadian sekitar jam dua. Satu mobil ada sekitar 21 orang,” katanya.
Saat ini, para korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Majalengka. Proses penanganan medis terhadap korban luka telah dilakukan, sementara keluarga masih menunggu kepastian terkait pemulangan jenazah korban meninggal dunia.
Berdasarkan data sementara, sejumlah korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di wilayah Desa Rengasdengklok Selatan, tepatnya di TPU Bojong, serta sebagian lainnya di TPU Desa Rengasdengklok Utara sesuai keputusan masing-masing keluarga.
“Rencananya akan dimakamkan di sini (Bojong), sebagian di TPU desa Rengasdengklok Selatan, ada juga yang di TPU desa Rengasdengklok Utara sesuai keluarga,” tutur Mamat saat ditemui di kediaman korban.
Ia menambahkan, pihak keluarga saat ini terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait guna mempercepat proses pemulangan jenazah. Bantuan dari masyarakat pun mulai berdatangan untuk meringankan beban keluarga korban.
“Kami masih menunggu kepulangan jenazah. Alhamdulillah sudah banyak bantuan dari masyarakat,” ungkapnya.
Peristiwa tragis ini menjadi duka mendalam bagi warga Rengasdengklok, sekaligus menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam perjalanan, khususnya di masa arus mudik dan balik Lebaran.
Penulis: Alim

