Mahasiswa dan Driver Ojol-Kurir Geruduk PPK 1 Bina Marga, Tuntut Perbaikan Jalan Nasional 1 Karawang–Cikampek

0
Caption: Mahasiswa dan Driver Ojol-Kurir Geruduk PPK 1 Bina Marga, Tuntut Perbaikan Jalan Nasional 1 Karawang–Cikampek

KARAWANG – Kerusakan Jalan Nasional 1 kembali memantik gelombang protes. Sejumlah mahasiswa bersama driver ojek online dan kurir daring wilayah Karawang–Cikampek menggelar aksi damai di Kantor PPK 1 Bina Marga Bidang Jalan Nasional, Senin (2/2/2026) siang. Mereka menuntut percepatan perbaikan ruas jalan vital yang membentang dari perbatasan Tanjungpura hingga Pamukan.

Dalam aksi tersebut, massa secara bergantian menyampaikan orasi lantang, menyoroti kondisi jalan yang dinilai rusak parah dan membahayakan keselamatan pengguna. Para peserta menyebut jalan berlubang, bergelombang, dan minim perawatan telah menjadi pemicu maraknya kecelakaan, bahkan hingga menelan korban jiwa.

“Jalan ini sudah seperti jebakan maut bagi kami yang setiap hari menggantungkan hidup dari kendaraan roda dua,” ujar seorang driver ojek online di tengah aksi, disambut sorakan massa.

Tak hanya menuntut perbaikan fisik jalan, demonstran juga mendesak PPK 1 Bina Marga untuk membuka secara transparan informasi anggaran yang telah digelontorkan pemerintah pusat untuk pemeliharaan dan perbaikan Jalan Nasional 1. Massa menilai minimnya keterbukaan anggaran menjadi salah satu penyebab lambannya penanganan kerusakan di lapangan.

“Kami tidak akan beranjak sebelum ada pernyataan resmi dan langkah konkret. Jangan hanya janji di atas kertas,” tegas salah satu perwakilan massa dalam orasinya.

Hingga pukul 12.57 WIB, belum satu pun pejabat PPK 1 Bina Marga menemui para demonstran. Petugas keamanan kantor hanya tampak melakukan pemantauan dari area sekitar. Meski demikian, aksi berlangsung tertib tanpa bentrokan, dan peserta tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Berdasarkan data resmi Kementerian PUPR, ruas Jalan Nasional 1 termasuk jalur dengan tingkat kerawanan kecelakaan tinggi, terutama akibat faktor cuaca serta tingginya beban kendaraan berat. Meski program perawatan rutin disebut telah dijadwalkan, realisasi di lapangan justru menjadi sorotan dan menuai kritik publik.

Sejumlah aktivis keselamatan jalan menilai aksi ini sebagai momentum penting untuk mendorong transparansi anggaran sekaligus percepatan perbaikan infrastruktur. Namun mereka juga mengingatkan agar tuntutan dibarengi data lapangan yang kuat agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PPK 1 Bina Marga belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan massa maupun kepastian langkah perbaikan Jalan Nasional 1 Karawang–Cikampek.

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini