KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rengasdengklok akhirnya angkat bicara terkait keluhan warga atas terhentinya aliran air selama lebih dari 12 jam di sejumlah wilayah, khususnya Perumahan PDP, Desa Rengasdengklok Utara, Kabupaten Karawang.
Melalui perwakilan PDAM Rengasdengklok, Fajar, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Gangguan diketahui berlangsung sejak Jumat malam, 25 Juli 2025 pukul 19.00 WIB hingga Sabtu pagi pukul 09.00 WIB, akibat kendala teknis mendadak pada sistem pompa distribusi utama.
“Kami memahami betul kekesalan pelanggan, khususnya Pak Sopyan. Gangguan ini memang tidak kami umumkan secara luas karena terjadi secara tiba-tiba dan di luar prediksi kami. Namun hal ini bukan berarti kami abai,” ujarnya, Sabtu (26/7/2025) sore.
Menurutnya, tim teknis langsung diterjunkan ke lapangan begitu menerima laporan. Namun, proses perbaikan memakan waktu karena harus mengganti komponen penting di ruang pompa.
“Tim kami langsung ke lokasi. Saat ini aliran air sudah mulai kembali walau tekanan belum stabil. Kami akui seharusnya ada pemberitahuan, minimal lewat media sosial resmi. Ini menjadi bahan evaluasi kami ke depan,” tambahnya.
Terkait kritik soal sulitnya mengakses layanan pengaduan pelanggan, baik melalui telepon maupun aplikasi Tangkar, Fajar mengakui adanya keterbatasan jumlah petugas di luar jam kerja. Saat ini, sistem pelayanan aduan tengah dievaluasi agar lebih responsif.
“Kami sedang membenahi sistem pengaduan pelanggan agar ke depan lebih cepat tanggap,” katanya.
Menanggapi wacana sebagian warga yang berencana membawa persoalan ini ke jalur hukum, Fajar menyatakan tetap terbuka untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
“Kami menghormati hak pelanggan. Namun kami berharap semua pihak bisa duduk bersama mencari solusi, bukan saling menyerang. Kepercayaan pelanggan adalah aset utama kami,” tegasnya.
Sebagai langkah perbaikan ke depan, pihak PDAM Rengasdengklok berkomitmen untuk meningkatkan sistem peringatan dini, memperbaiki komunikasi dengan pelanggan, dan memperkuat infrastruktur distribusi air agar gangguan serupa tidak terulang.
Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan kini dapat mengakses kanal resmi PDAM melalui aplikasi My Tirtatarum, serta akun media sosial resmi di Instagram, TikTok, dan Facebook. PDAM juga membuka tiga nomor layanan pengaduan, yakni:
📱 0812 3456 6848,
📱 0812 3456 6840, dan
📱 0812 3456 6898.
Penulis: Alim


