
Karawang – Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lingkungan SDN Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, resmi dihentikan sementara. Keputusan ini diambil setelah muncul berbagai masukan dan keberatan dari masyarakat yang mempertanyakan lokasi pembangunan di area sekolah dasar.
Camat Cilebar, Romli, menegaskan bahwa untuk saat ini proyek tersebut tidak akan dilanjutkan di lingkungan SDN Pusakajaya Utara. Pemerintah kecamatan memilih melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus mencari lokasi alternatif.
“Kita tunda dulu pembangunan KDMP di SDN Pusakajaya Utara. Nanti kita evaluasi seperti apa. Saat ini belum dilaksanakan,” ujar Romli dalam forum diskusi bersama warga di Kantor Desa Pusakajaya Utara, Kamis (12/2/2026).
Menurut Romli, keputusan penundaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap aspirasi warga. Ia mengakui, pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil langkah tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan pendidikan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya. Silahkan datang ke kantor, sampaikan keluhannya, apa pendapatnya. Sama-sama kita hormati pendapat Bapak Ibu semua,” tegasnya.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa hingga kini belum ada aktivitas pembangunan yang berjalan. Proses masih berada pada tahap musyawarah dan penjajakan lokasi baru yang dinilai lebih tepat dan minim potensi polemik.
“Kita lagi mencari lokasi. Kita lagi mencari tempat lain untuk pembangunan itu. Harapan Bapak Ibu semua kita dengar dulu, kita lihat dulu seperti apa. Belum dibangun. Kita bermusyawarah dulu dengan yang lain. Kita mau mencari tempat yang lebih tepat,” tambahnya.
Langkah evaluasi ini diharapkan mampu meredam polemik yang sempat mencuat, sekaligus menghasilkan keputusan yang tidak mengorbankan fungsi pendidikan di sekolah dasar tersebut maupun kebutuhan penguatan ekonomi desa melalui koperasi.
Namun pertanyaan publik belum sepenuhnya terjawab. Mengapa sejak awal lokasi sekolah dipilih? Apakah kajian awal sudah mempertimbangkan dampak sosial dan ruang belajar anak-anak?
Kini warga menanti kejelasan: di mana KDMP akan dibangun, dan sejauh mana suara masyarakat benar-benar menjadi dasar dalam pengambilan keputusan?
Penulis: Alim

