
Karawang – Semangat kepahlawanan kembali membara di Kabupaten Karawang pada peringatan Hari Pahlawan tahun ini. Meski acara sempat molor, kegiatan tabur bunga dan doa bersama di Monumen Perjuangan Rawagede, Jumat (21/11), berlangsung penuh khidmat dan menyentuh jiwa.
Mengusung tema “Rescue Berdampak, Menginspirasi Nilai Kepahlawanan,” acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Wakil Bupati, serta berbagai unsur penting seperti Dinas PUPR, DLHK, perwakilan Lapas Kelas IIA, dan Karang Taruna Karawang.
Awalnya dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB, acara baru dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Namun keterlambatan itu tak mengurangi semangat para peserta, yang dengan khusyuk mengikuti prosesi penghormatan kepada para pahlawan bangsa.
Ketua Panitia dari Karang Taruna menegaskan, kegiatan ini bukan sekedar seremonial, melainkan upaya memperkuat ingatan kolektif masyarakat terhadap pengorbanan para pahlawan. “Kami berterima kasih kepada semua pihak yang hadir dan mendukung. Tabur bunga dan doa bersama ini adalah bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi muda agar tidak melupakan sejarah. Nilai kepahlawanan harus terus menginspirasi tindakan nyata di masyarakat,” ujarnya penuh harap.
Bupati Aep menambahkan, “Tabur bunga ini adalah wujud penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah mempertahankan martabat bangsa. Dari Rawagede, kita belajar keberanian, pengorbanan, dan persatuan—nilai yang tak boleh pudar. Semoga momentum Hari Pahlawan ini semakin menguatkan semangat gotong royong dan tanggung jawab kita dalam membangun Karawang yang lebih baik.”
Salah satu pejabat yang hadir juga menegaskan pentingnya makna Hari Pahlawan yang lebih dari sekedar seremoni. “Ini saatnya meneguhkan semangat pengabdian dan gotong royong. Kami sangat mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Semoga kegiatan seperti ini memperkuat karakter kebangsaan dan mendorong kontribusi positif pembangunan daerah,” jelasnya.
Tak kalah mengharukan, warga yang hadir menyatakan rasa bangga dan harapannya agar peringatan seperti ini terus digelar. “Kami bangga bisa menyaksikan langsung. Acara ini mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan buah perjuangan dan pengorbanan. Semoga generasi muda semakin paham arti kepahlawanan,” ujar salah satu peserta.
Dengan semangat yang menggelora, Pemerintah Kabupaten Karawang dan masyarakat bertekad menjaga nilai-nilai kepahlawanan agar terus hidup, terutama dalam menghadapi tantangan sosial dan kemasyarakatan saat ini.
Penulis: Alim

