Proyek Rp640 Juta di Jalan Siliwangi Diduga Asal Jadi, Aktivis Desak Investigasi

0
Caption: Proyek Rp640 Juta di Jalan Siliwangi Diduga Asal Jadi, Aktivis Desak Investigasi

Karawang – Proyek peningkatan Jalan Siliwangi di Kecamatan Karawang Barat kembali menuai sorotan keras. Anggaran jumbo Rp640 juta yang bersumber dari APBD Karawang 2025 justru diduga dikerjakan serampangan dan jauh dari standar teknis konstruksi.

Pantauan di lapangan mengungkap dugaan penggunaan material tanah longsor sebagai urugan dasar. Padahal, secara teknis proyek semestinya menggunakan material berkualitas dan sesuai spesifikasi konstruksi. Temuan ini bukan hanya mengancam daya tahan pembangunan, tetapi juga menguatkan dugaan pemborosan anggaran.

Dua aktivis Karawang, Akhmad Muslim dan Ade Balok, menilai proyek ini menyimpan potensi kerugian negara.

“Kalau dana sebesar itu disalurkan sembarangan, ini bukan lagi masalah teknis. Ini bisa menimbulkan dugaan pemborosan bahkan penyimpangan,” tegas Muslim, Jumat (3/10/2025).

Sorotan kini tertuju pada Dinas PUPR Kabupaten Karawang. Para aktivis mendesak investigasi menyeluruh, mulai dari kualitas material, metode pengerjaan, hingga dokumen kontrak. Mereka menuntut transparansi publik, termasuk penjelasan terkait pengawasan fisik dan aliran anggaran.

Proyek ini disebut dikerjakan oleh PT Semesta Loyal Pelita. Namun hingga saat ini, baik pihak pelaksana maupun pejabat Dinas PUPR memilih bungkam. Tidak ada satu pun keterangan resmi yang disampaikan, seolah dugaan pelanggaran teknis ini bukan persoalan mendesak.

Pada Kamis (2/10/2025), awak media telah mengirimkan permintaan konfirmasi kepada Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Karawang, Tri Winarno, melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada jawaban. Sikap diam tersebut justru memperkuat kecurigaan publik.

Kini muncul pertanyaan besar. Benarkah ini hanya keteledoran teknis, atau ada sesuatu yang lebih gelap di balik tumpukan tanah longsor di Jalan Siliwangi?

Publik tengah menunggu. Apakah pejabat akan memberikan klarifikasi, membantah dugaan, atau tetap bersembunyi di balik diam?

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini