Karawang – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar NKRI menunjukkan eksistensi dan kekuatan organisasinya melalui pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar megah di Lantai 3 Ballroom Swiss-Belinn Karawang, Minggu (1/2/2026).
Agenda nasional ini tak hanya dihadiri jajaran pengurus Laskar NKRI dari seluruh Indonesia, namun juga menarik perhatian unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karawang. Perwakilan Kapolres Karawang, Dandim 0604, hingga Kejaksaan Negeri Karawang turut hadir, menandakan kuatnya relasi organisasi masyarakat dengan institusi negara.
Mewakili Bupati Karawang, Kepala Kesbangpol Karawang Mahpudin, M.Si menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Rakernas Laskar NKRI. Ia menilai kegiatan ini sebagai bukti nyata kemandirian organisasi kemasyarakatan dengan basis massa yang besar dan terorganisir.
“Ini merupakan potensi besar bagi pembangunan daerah. Bapak Bupati sangat mengapresiasi langkah ini dan berharap Laskar NKRI bisa menjadi panutan serta contoh positif bagi LSM lainnya,” ujar Mahpudin dalam sambutannya.
Mahpudin mengungkapkan, berdasarkan data Kesbangpol, terdapat 478 lembaga dan organisasi yang terdaftar di Kabupaten Karawang, baik berbasis keagamaan, kepemudaan, maupun LSM/NGO. Keberadaan ratusan organisasi tersebut, menurutnya, seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai kekuatan sosial.
“LSM justru diharapkan dapat meringankan beban pemerintah daerah. Fungsinya jelas, mulai dari advokasi, fasilitasi, hingga membantu menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti aksi nyata Laskar NKRI di lapangan, khususnya saat terjadi bencana banjir dan longsor di sepanjang aliran Sungai Citarum, Cibeet, hingga Cilamaya.
“Kepedulian dan empati seperti inilah yang kami apresiasi. Ini adalah wajah LSM yang diharapkan masyarakat,” tambahnya.
Meski demikian, Mahpudin secara terbuka menyampaikan keterbatasan dukungan anggaran pemerintah akibat kebijakan efisiensi fiskal dari pemerintah pusat hingga daerah. Namun, ia optimistis sinergi antara pemerintah dan LSM akan semakin kuat seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional.
“Kami berharap ke depan kontribusi dan kolaborasi ini bisa jauh lebih baik lagi,” tandasnya.
Pukulan Gong Tandai Pembukaan Rakernas
Rakernas LSM Laskar NKRI tahun ini mengusung tema besar:
“Membangun Bangsa dengan Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Kreatif di Bidang Ekonomi, Advokatif di Bidang Hukum, serta Partisipatif di Bidang Politik dan Pemerintahan.”
Sebagai simbol dimulainya Rakernas, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno, membuka acara dengan pukulan gong, didampingi Sekretaris Jenderal Drs. H. Nana Taruna S., MM, jajaran pengurus, serta tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, H. ME. Suparno menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan undangan, baik dari unsur Forkopimda, LSM, maupun Ormas.
“Kehadiran saudara-saudara sekalian adalah wujud komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab terhadap perjuangan organisasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Rakernas merupakan forum strategis untuk konsolidasi nasional, penyusunan program kerja, serta penentuan arah kebijakan organisasi ke depan.
“Tujuan besar kita adalah menjadikan Laskar NKRI semakin solid, profesional, dan berdaya guna bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ketua Umum juga mengingatkan agar perbedaan pandangan dalam forum Rakernas dijadikan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.
“Kita di sini untuk satu tujuan: membesarkan organisasi,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, H. ME. Suparno berharap Rakernas berjalan tertib, demokratis, dan produktif sesuai AD/ART organisasi.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk dan kelancaran kepada kita semua dalam mengemban amanah ini,” pungkasnya.
Penulis: Alim


