Razia Gabungan di Lapas Karawang: 107 Personel Turun Tangan, Puluhan Ponsel Disita dan Dimusnahkan

0
Caption: Razia Gabungan di Lapas Karawang: 107 Personel Turun Tangan, Puluhan Ponsel Disita dan Dimusnahkan

Karawang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menggelar razia gabungan besar-besaran pada Senin (6/4/2026) sore. Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas, melainkan bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus penegasan komitmen memberantas barang terlarang di dalam lapas.

Sebanyak 107 personel dikerahkan dalam operasi ini. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari internal Lapas, Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, TNI dari Kodim 0604/Karawang, Polres Karawang, BNNK Karawang, hingga pasukan Brimob dari Resimen 4 Satuan Pelopor Polri dan Kompi 3 Yon C Brimob Polda Jawa Barat. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan kuatnya sinergi aparat dalam menjaga keamanan lembaga pemasyarakatan.

Razia diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung Kepala Lapas Karawang, Christo Toar. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kerja sama antar instansi untuk memastikan lapas tetap steril dari barang-barang terlarang.

“Sinergi ini adalah kunci. Kita tidak boleh memberi celah bagi masuknya barang terlarang ke dalam lapas,” tegasnya di hadapan seluruh peserta apel.

Usai apel, tim dibagi menjadi empat kelompok dan langsung bergerak menyisir empat blok hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis guna menjaga kondusivitas.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah barang terlarang, di antaranya enam unit ponsel pintar dan beberapa benda tajam rakitan. Meski demikian, dalam razia kali ini tidak ditemukan narkotika maupun obat-obatan terlarang lainnya.

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang hasil razia periode November 2025 hingga April 2026. Sebanyak 40 ponsel fitur dan 86 ponsel pintar dimusnahkan di hadapan para stakeholder sebagai bentuk transparansi.

Christo Toar menegaskan, razia dan pemusnahan ini bukan sekedar seremoni, melainkan langkah nyata dalam perang melawan peredaran barang terlarang di dalam lapas.

“Kami tidak akan memberi ruang terhadap peredaran handphone dan narkoba di dalam lapas. Ini komitmen kami untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bersih,” ujarnya.

Razia ini menjadi pesan tegas: pengawasan di Lapas Karawang tidak akan kendor, dan setiap celah pelanggaran akan terus diburu tanpa kompromi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini