KARAWANG – Penantian masyarakat akhirnya terjawab. Aep Syaepuloh secara resmi meresmikan Jembatan Curug di Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat (13/2/2026).
Jembatan megah sepanjang 533 meter itu dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 miliar dari APBN. Kehadirannya bukan sekedar infrastruktur biasa, melainkan jalur strategis yang menghubungkan Klari dan Ciampel serta memperkuat akses lintas kabupaten menuju Purwakarta.
Dengan beroperasinya Jembatan Curug, mobilitas warga dan distribusi logistik antar wilayah diproyeksikan semakin lancar. Dampaknya diyakini akan terasa langsung pada pertumbuhan industri dan geliat ekonomi di kawasan Klari–Ciampel, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas industri di Karawang.
Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, atas dukungan penuh dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PU yang telah membangun jembatan ini. Infrastruktur ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Aep.
Ia menegaskan, pembangunan Jembatan Curug merupakan langkah nyata dalam memperkuat konektivitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dengan akses yang lebih efisien, waktu tempuh dapat dipangkas dan aktivitas ekonomi diyakini semakin meningkat signifikan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
“Kami juga berharap agar jalan-jalan milik pusat di Kabupaten Karawang ini cepat diatasi,” pungkasnya.
Jembatan Curug kini bukan hanya penghubung dua wilayah, tetapi simbol percepatan pembangunan dan optimisme baru bagi masyarakat Karawang.
Penulis: Alim


