
Karawang — Kelalaian administrasi perbankan kembali mencoreng citra pelayanan publik. Seorang warga Perumahan Pesona Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, mengaku geram karena rumahnya berulang kali ditempeli surat tagihan dari Bank Tabungan Negara (BTN) yang bukan atas namanya.
Pemilik rumah, Rano Setia Budi, menuturkan surat penagihan tersebut seharusnya ditujukan ke Blok M5 No.12A, namun justru terus dikirim ke Blok M5 No.12, yakni rumahnya sendiri.
“Saya sudah berkali-kali kasih tahu. Saya juga sudah WhatsApp dan chat orang lapangannya. Tapi sampai sekarang tetap aja dikirim ke rumah saya,” ujar Budi dengan nada kesal, Minggu (2/11/2025).
Budi menambahkan, kesalahan ini bukan hal baru. Sejak rumah tetangganya yang disebut menunggak masih dihuni oleh penghuni lama, surat-surat tagihan BTN sudah sering salah alamat. Ia bahkan mengaku sudah menjelaskan langsung kepada petugas lapangan agar kesalahan tidak terulang.
“Waktu saudara saya isi rumah itu aja sudah saya jelaskan. Tapi masih aja begitu. Mentang-mentang sekarang rumah kosong, malah makin sering nempel surat tagihan di rumah saya,” ucapnya kecewa.
Ia pun berharap Bank BTN Cabang Karawang segera memperbaiki sistem pengiriman surat dan memperketat verifikasi alamat nasabah agar tidak menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di lingkungan warga.
Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan lemahnya ketelitian administrasi lembaga perbankan, yang seharusnya menjunjung tinggi akurasi data dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Penulis: Alim

