Viral! Mr. KiM Dituding Hambat Investasi PT FCC, Balas dengan Sumpah dan Pembelaan Keras untuk Rakyat Karawang

0
Caption: Viral! Mr. KiM Dituding Hambat Investasi PT FCC, Balas dengan Sumpah dan Pembelaan Keras untuk Rakyat Karawang

KARAWANG | ULASBERITA.CLICK | Suasana panas kembali menggelegar di ruang publik Karawang usai sebuah video viral dari akun TikTok @sekilasberitaindonesia menuding Mr. KiM dan Kepala Desa Wadas sebagai pihak yang diduga menghambat iklim investasi PT FCC Indonesia. Tuduhan itu dikaitkan dengan persoalan tenaga kerja lokal yang disebut-sebut bersinggungan dengan kepentingan limbah B3.

Namun, tudingan itu tak dibiarkan menggantung. Mr. KiM, tokoh masyarakat Karawang yang selama ini dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak warga, langsung angkat bicara dalam pernyataan tegas pada Minggu (27/7/2025). Ia membantah keras semua tuduhan yang diarahkan kepadanya.

“Demi Allah, saya tidak ada kepentingan pribadi dalam hal ini. Ini murni demi masyarakat Karawang yang terus-menerus didiskriminasi dan kesulitan mendapatkan pekerjaan di tanah kelahirannya sendiri!” tegas Mr. KiM penuh emosi.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa perjuangannya bukan demi pujian atau popularitas.

“Saya bukan pejabat, saya tak butuh pujian. Saya hanya ingin masyarakat Karawang hidup sejahtera dan tidak jadi penonton di kampung sendiri,” ujarnya lugas.

Video yang menudingnya justru dianggap sebagai bentuk pembungkaman terhadap suara rakyat yang selama ini memperjuangkan keadilan dalam distribusi lapangan kerja. Reaksi netizen pun beragam, sebagian besar mendukung Mr. KiM dan mengecam upaya pelemahan perjuangan tenaga kerja lokal yang selama ini terpinggirkan oleh sistem rekrutmen yang tak transparan.

Situasi ini kini berkembang menjadi perbincangan hangat di kalangan aktivis, warga, hingga pemerhati kebijakan daerah. Apakah suara rakyat yang memperjuangkan haknya kini justru dianggap sebagai penghalang investasi?

Warga Karawang kini menunggu jawaban: siapa sebenarnya yang menghambat pembangunan, pejuang rakyat, atau sistem yang tak berpihak?

Penulis: Alim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini