Karawang — Siapa sangka, kota yang dahulu dikenal sebagai saksi bisu perjuangan kemerdekaan kini tampil dengan pesona baru yang memesona. Di bawah kepemimpinan Bupati Karawang, Aep Saepulloh, wajah Kecamatan Rengasdengklok berubah drastis. Taman-taman hijau kini tumbuh subur di tengah kota, menghadirkan udara segar dan panorama yang menyejukkan mata, semacam “facelift” alami, tapi untuk seluruh kota!
Program pembangunan taman dan ruang terbuka hijau ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Radi, salah satu warga Rengasdengklok, bahkan tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Indah sekali, senang melihatnya. Harapan saya, semoga Rengasdengklok menjadi kota yang indah dengan taman-taman yang tertata. Bangga sekali rasanya,” ujarnya sambil tersenyum puas, Selasa (11/11/2025).
Sementara itu, Nursih, warga Rengasdengklok lainnya, menilai keberadaan taman baru membuat suasana lebih hidup, dan, tentu saja, membuat jalan pagi terasa lebih seperti di film romantis Korea. “Indah sekali, bersih. Melihatnya juga menyenangkan. Sekarang jadi lebih sehat,” katanya dengan wajah berbinar.
Tak ketinggalan, Napi, warga Rengasdengklok lainnya, turut memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai langkah Pemkab Karawang menunjukkan kepedulian nyata terhadap keindahan lingkungan.
“Saya pribadi sangat mengapresiasi pembangunan taman ini. Sebagai warga Rengasdengklok, saya bangga karena Pemda Karawang, khususnya Bupati Aep Saepulloh, begitu peduli terhadap keindahan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian pemerintah tak hanya terfokus pada infrastruktur besar seperti rumah sakit dan jalan raya, tetapi juga pada estetika kota, hal yang sering kali terlupakan, padahal sangat penting untuk kesehatan jiwa warga yang tiap hari terjebak macet.
“Ruang terbuka hijau ini membuat Rengasdengklok terlihat lebih tertata, indah, dan menjadi kebanggaan sebagai kota sejarah,” tambahnya.
Napi pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun. “Ini tanggung jawab kita bersama. Mari kita rawat dan jaga agar Rengasdengklok selalu terlihat rapih dan nyaman,” pesannya penuh semangat.
Kini, taman-taman baru dan ruang terbuka hijau itu bukan hanya memperindah kota, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian warga terhadap lingkungan. Masyarakat berharap pembangunan seperti ini terus berlanjut, agar Rengasdengklok tak hanya dikenang sebagai tempat bersejarah, tetapi juga sebagai kota yang asri, bersih, dan menyejukkan hati.
Kalau Bung Karno dulu pernah “menginap” di Rengasdengklok untuk mempersiapkan kemerdekaan, barangkali beliau akan tersenyum melihat kota ini kini bertransformasi, bukan hanya merdeka dari penjajahan, tapi juga dari ketidakrapian.
Penulis: Alim


