
Karawang – Di tengah ancaman banjir yang kerap menghantui wilayah utara Karawang, semangat gotong royong warga Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, kembali menyala. Pada Minggu (9/11/2025), puluhan warga RT 50 dan RT 52 bahu-membahu melakukan kerja bakti massal membersihkan parit dan saluran air di bawah koordinasi Kepala Dusun Rengasjaya 1, Wakil Abo.
Sejak pagi, aroma lumpur bercampur semangat warga memenuhi udara. Cangkul, sekop, dan sapu menjadi simbol kebersamaan dalam aksi nyata “Minggu Bersih”, sebuah program yang digalakkan untuk mengantisipasi banjir jelang musim penghujan. Mereka tidak menunggu bantuan datang, warga bergerak sendiri, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil, namun berdampak besar.
“Kami ingin masyarakat terbiasa menjaga lingkungan. Gotong royong seperti ini bukan hanya mencegah banjir, tapi juga mempererat kebersamaan antar warga,” ujar Wakil Abo, Kepala Dusun Rengasjaya 1.
Langkah ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi gerakan kolektif di seluruh Desa Rengasdengklok Selatan. Mereka menilai, gotong royong tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga bentuk perlawanan terhadap ketidakpedulian dan lambannya penanganan persoalan banjir di tingkat daerah.
“Kalau warga bisa turun tangan, kenapa pemerintah sering kali baru bergerak setelah banjir datang?” celetuk salah satu warga dengan nada kritis.
Gerakan sederhana namun bermakna ini menjadi pesan kuat dari akar rumput, masyarakat siap menjaga lingkungannya, asalkan didukung dan tidak dibiarkan berjuang sendirian.
Penulis: Alim

