Karawang — Tragedi kembali terjadi di wilayah terdampak banjir Kabupaten Karawang. Seorang perempuan lanjut usia berinisial E (±80 tahun) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Kampek, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, pada Kamis (29/1/2026) pagi. Korban diduga tenggelam akibat genangan air sisa banjir, menambah daftar korban jiwa selama bencana melanda.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban ditemukan dalam kondisi terjatuh dari bale-bale di dalam rumah. Faktor usia lanjut dan kondisi fisik yang lemah diduga membuat korban tidak mampu bangun, sementara air yang masih menggenang di lokasi memperparah keadaan hingga berujung maut.
“Korban sebelumnya sempat mengungsi ke rumah keluarganya di wilayah Margamulya. Namun setelah air mulai surut, korban meminta diantar kembali ke rumahnya. Beberapa waktu kemudian, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” jelas IPDA Cep Wildan.
Korban pertama kali ditemukan oleh Wardi (±50 tahun), warga setempat yang menjadi saksi kunci dalam kejadian ini. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Karawang bersama Polsek Telukjambe Barat segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mendata saksi dan identitas korban.
Mirisnya, ini merupakan korban ketiga akibat tenggelam selama bencana banjir di Kabupaten Karawang sepanjang Januari 2026. Fakta ini memicu kekhawatiran publik akan masih tingginya resiko kematian di wilayah pasca banjir, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk tidak lengah terhadap ancaman pasca banjir, mengingat genangan air, kondisi rumah yang licin, serta keterbatasan fisik warga lanjut usia dapat berujung fatal.
Tragedi ini menjadi alarm keras bagi semua pihak bahwa bahaya banjir tidak berhenti saat air surut, nyawa warga masih terancam jika kewaspadaan menurun.
Penulis: Alim


