
ULASBERITA.CLICK – Karawang kembali menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka seleksi terbuka jabatan Direktur Utama PD Petrogas Persada Karawang. Proses tahap kedua ini dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 18 Mei 2026 dan diprediksi akan menjadi salah satu seleksi BUMD yang paling diperhatikan publik tahun ini.
Di tengah proses tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karawang, Mumun Maemunah, mengeluarkan peringatan keras agar seleksi tidak berjalan sekedar formalitas. Ia menegaskan, posisi Direktur Utama adalah jabatan strategis yang menentukan arah masa depan perusahaan daerah.
“Jangan main-main dalam proses ini. Harus serius dan profesional. Yang dipilih harus benar-benar punya kapasitas dan integritas,” tegasnya, Rabu (6/5/2026).
Mumun menjelaskan, selama ini pihaknya di Komisi II kerap memberikan catatan dan masukan terkait tata kelola PD Petrogas Persada agar lebih sehat, transparan, dan berdaya saing. Ia menilai, momentum seleksi ini menjadi kesempatan penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh.
Menurutnya, kunci utama dalam memilih pimpinan BUMD bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga pengalaman, keilmuan, serta rekam jejak yang jelas di bidangnya. Tak kalah penting, calon Direktur Utama harus memiliki attitude yang baik, loyalitas tinggi, dan komitmen kuat dalam membangun perusahaan secara profesional.
“Kalau dipimpin orang yang tepat dan ahli di bidangnya, saya yakin Petrogas bisa menjadi BUMD yang maju dan memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga menegaskan agar pengalaman buruk di masa lalu tidak kembali terulang. Menurutnya, kesalahan dalam menentukan pimpinan bisa berdampak panjang terhadap kinerja perusahaan daerah.
“Dalam agama juga ada istilah, serahkan urusan kepada ahlinya. Jangan sampai salah memilih orang, karena bisa berujung salah urus. Kalau diserahkan kepada ahlinya, kita akan lebih tenang dan hasilnya tentu membawa dampak positif bagi Karawang,” pungkasnya.
Penulis: Alim

