Karawang – Tangis keluarga pecah saat makam balita berusia 1,5 tahun di Kampung Cikuda, Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang dibongkar untuk proses ekshumasi, Sabtu (9/5/2026). Suasana haru menyelimuti area pemakaman keluarga yang dipadati warga penasaran ingin menyaksikan langsung jalannya pembongkaran makam yang diduga berkaitan dengan kasus pidana tersebut.
Di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian dan perangkat desa, tim Bid Dokkes Polda Jawa Barat bersama penyidik Satres PPA dan PPO Polres Karawang melakukan proses ekshumasi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban balita itu.
Dokter forensik Bid Dokkes Polda Jabar, dr Nurul, mengungkapkan kondisi jenazah saat dibongkar sudah mengalami pembusukan lanjut karena telah dimakamkan selama kurang lebih tiga minggu. Kondisi makam yang dipenuhi air juga menjadi kendala dalam proses pemeriksaan.
“Ketika makam dibuka, bagian atas memang terlihat kering. Tetapi saat digali lebih dalam ternyata banyak air keluar sehingga kondisi jenazah menjadi basah,” ujar dr Nurul.
Meski kondisi jenazah sudah membusuk, tim dokter forensik tetap mengambil sejumlah sampel tubuh korban untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel jaringan akan diuji di laboratorium histopatologi anatomi di Bandung, sementara pemeriksaan toksikologi dilakukan di Bogor guna mendeteksi kemungkinan adanya zat tertentu dalam tubuh korban.
Dr Nurul menyebut kondisi jenazah membuat proses pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama dibanding otopsi biasa. Jaringan tubuh korban bahkan harus direndam formalin lebih lama agar tidak semakin rusak sebelum dianalisis.
Sementara itu, Kasatres PPA dan PPO Polres Karawang AKP Herwit Yuanita menegaskan polisi masih terus mendalami kasus tersebut dan belum dapat menyimpulkan adanya pelaku maupun motif tertentu sebelum hasil resmi otopsi keluar.
“Hari ini kami telah melaksanakan ekshumasi dan otopsi. Untuk perkembangan lebih lanjut kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik,” ujar AKP Herwit.
Kasus ini pun menyita perhatian warga sekitar. Polisi memastikan seluruh fakta dan alat bukti akan didalami secara menyeluruh untuk mengungkap misteri di balik kematian balita tersebut.
Penulis: Alim


