Dinas Pertanian Turun Tangan Pantau Laskar Farm, Domba Dorper Lapas Karawang Jadi Sorotan

0
Caption: Dinas Pertanian Turun Tangan Pantau Laskar Farm, Domba Dorper Lapas Karawang Jadi Sorotan

KARAWANG – Upaya membangun peternakan modern sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif terus dilakukan Lapas Karawang. Terbaru, Lapas Karawang mendapat pendampingan langsung dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang melalui kunjungan Kepala Bidang Peternakan, drh. Nani Dwiastuti bersama jajaran ke Laskar Farm, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekedar agenda seremonial. Tim Dinas Pertanian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesehatan ternak, kondisi kandang, pola pemeliharaan, hingga kualitas pakan yang diberikan. Fokus perhatian tertuju pada ternak domba Dorper yang menjadi salah satu andalan program pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Karawang.

Didampingi Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo, tim melakukan peninjauan langsung untuk memastikan seluruh ternak berada dalam kondisi sehat dan produktif. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi antara Lapas Karawang dan Dinas Pertanian dalam menciptakan sistem peternakan yang berkelanjutan sekaligus bernilai edukatif.

Hasil pemantauan menunjukkan kondisi ternak di Laskar Farm terawat dengan baik. Kebersihan kandang, manajemen pemeliharaan, serta perhatian terhadap kesehatan hewan dinilai telah berjalan sesuai standar yang diharapkan.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, drh. Nani Dwiastuti, bahkan memberikan apresiasi atas perkembangan peternakan yang dikelola Lapas Karawang. Menurutnya, Laskar Farm memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi model pembinaan keterampilan yang produktif bagi warga binaan.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, kondisi ternak secara umum terpelihara dengan baik. Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari Lapas Karawang dalam menerapkan manajemen peternakan yang sehat. Pendampingan seperti ini penting untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga sehingga produktivitasnya dapat terus meningkat,” ujar drh. Nani.

Keberhasilan pengelolaan Laskar Farm menunjukkan bahwa program pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan mental dan kedisiplinan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Dengan dukungan berkelanjutan dari Dinas Pertanian, Laskar Farm diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran peternakan yang produktif sekaligus mencetak sumber daya manusia yang lebih mandiri dan siap berkarya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini